siti asma aziz
MA Negeri Bantaeng Sulsel

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS LITERASI UNTUK STUDENT WELL-BEING PADA SISWA KELAS XII MIA.1 MAN BANTAENG SULSEL siti asma aziz
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 2 No 1 (2023): JPTWH Volume 2 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru hendaknya mempunyai berbagai ketrampilan intelektual yang memadai, ketrampilan intelektual tersebut meliputi, ketrampilan penguasaan konsep dari materi yang akan disampaikan serta senantiasa menyiapkan diri untuk menjawab setiap perkembangan masyarakat dengan berbagai penguasaan informasi dan teknologi Sebagian Guru Fisika di sekolah lebih sering membahas teori dari buku pegangan yang digunakan, kemudian memberikan rumus-rumusnya lalu memberikan contoh soal.Akibatnya ilmu Fisika terreduksi menjadi bacaan dan siswa hanya dapat membayangkan.Kemampuan dan kebiasaan siswa berliterasi media dan literasi teknologi dapat berfungsi sebagai media pembelajaran. Kami tertarik untuk melakukan penelitian terkait media berbasis literasi dengan tercapainya dengan Student well-being. School well-being merupakan hak setiap siswaa . Tujuan Penelitian ini adalah mendeskripsikan langkah-langkah dan menganalisis hasil Penggunaan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Literasi Untuk Student Well-Being Pada Siswa Kelas XII MIA.1 MAN Bantaeng Sulsel . Penggunaan media pembelajaran Fisika berbasis literasi dalam upaya student well- being di MAN Bantaeng Sulsel dilakukan sesuai langkah yang berdasarkan teori. Dalam penelitian ini pembelajaran dilakukan dengan langkah : menawarkan tiga langkah yaitu : (1) Perencanaan , (2). Pelaksanaan kegiatan, (3) observasi, dan (4) Refleksi. Penggunaan media pembelajaran Fisika berbasis literasi dapat meningkatkan student well- being pada Kelas XII MIA1 di MAN Bantaeng Sulsel.. Hal ini ini ditandai terjadinya peningkatan skor hasil penelitian dari 67 menjadi 88.