Sikap ilmiah dalam pembelajaran sangat diperlukan oleh siswa karena dapat memotivasi kegiatan belajarnya. Pembelajaran IPA memiliki ciri utama menggunakan penalaran deduktif, yaitu kebenaran suatu konsep atau pernyataan diperoleh sebagai akibat logis dari kebenaran sebelumnya sehingga kaitan antar konsep dalam IPA bersifat konsisten. Salah satu model pembelajaran yang merancang permainan akademik dalam penerapannya yaitu model pembelajaran kooperatif teknik TGT. Pembelajaran kooperatif (Cooperative learning) adalah model pembelajaran yang menekankan pada saling ketergantungan positif antar individu siswa, adanya tanggung jawab perseorangan, tatap muka, komunikasi intensif antar siswa, dan evaluasi proses kelompok. Tujuan PTK ini adalah mendeskripsikan upaya peningkatan Hasil Belajar Materi Energi dan Perubahannya melalui Pembelajaran Kooperatif tenik Teams Games Tournaments (TGT) Siswa kels V SDN Sumberejo 02 Kota Batu. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Siswa kelas V Semester II SDN Sumberejo 02 Batu Tahun Pelajaran 2022/2023 aktif dalam dalam belajar materi Energi dan Perubahannya melalui pembelajaran cooperative learning tenik Teams Games Tournaments (TGT).. Dalam PTK ini menerapkan pelaksanaannya menerapkan Langkah Langkah pembelajaran kooperatif Teknik TGT , yakni : Pembagian kelompok, Presentasi guru , Pemahaman konsep materi Energi dan Perubahannya , Memainkan pertandingan-pertandingan akademik , Menilai kinerja kelompok dan individu, Memberikan pernghargaan kepada kelompok. Adanya peningkatan hasil belajar materi Energi dan Perubahannya melalui pembelajaran Cooperative learning tenik TGT siswa kelas V Semester II SDN Sumberejo 02 Batu Tahun Pelajaran 2022/2023. Berdasarkan analisis data kuantitatif perbandingan skor hasil pembelajaran koperatif Teknik TGT siklus 1 dengan hasil pembelajaran koperatif materi Energi dan Perubahannya dengan teknik TGT siklus 2 terjadi peningkatan 23,60 % dari skor 67,80 pada siklus 1 meningkat menjadi 83,80 pada siklus 2.