Dwi Rosella Komala Sari
Program Studi Profesi Fisioterapi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penatalaksanaan Fisioterapi pada Kasus Ischialgia Mely Erlika Sari; Dwi Rosella Komala Sari; Muhammad Nasuka
Ahmar Metastasis Health Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Ahmar Metastasis Health Journal
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amhj.v3i2.188

Abstract

Ischialgia/ Sciatica adalah diagnosis klinis yang menggambarkan nyeri menjalar dari pinggang bagian bawah hingga ke kaki. Hal ini disebabkan oleh kompresi akar saraf lumbosakral (L4-S1) yang membentuk saraf siatic. Prevalensi terjadinya ischialgia di Indonesia 18-21%, pada laki-laki 13,6% dan pada wanita 18,2%. Ischialgia menyebabkan seseorang mengalami suatu keterbatasan fungsional dalam melakukan aktifitas sehari-hari, jika dibiarkan saja lama kelamaan akan mengakibatkan secondary problem, seperti kelemahan anggota gerak bawah yang disertai denganĀ  mengecilnya otot-otot anggota gerak bawah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek beberapa treatment penanganan proses fisioterapi. Metode penelitian ini menggunakan case report yang dilaksanakan di RSUD Soewondo Pati pada seorang pasien laki-laki yaitu Tn. S berusia 72 tahun. Diagnosa pada pasien adalah Ischialgia. Proses fisioterapi dilakukan secara menyeluruh dari pemeriksaan subyektif, pemeriksaan obyektif, intervensi, home program, edukasi dan evaluasi. Intervensi fisioterapi yang diiberikan yaitu IR, TENS, Terapi Latihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi dilakukan setelah 3 kali fisioterapi dan didapatkan hasil adanya perbedaan sebelum intervensi dan setelah dilakukannya intervensi. Kesimpulannya adalah treatment yang dilakukan kepada pasien dengan keluhan nyeri menjalar pada back dan lower ekstremity dengan treatment IR, TENS, Massage, dan Terapi latihan berupa streching dan strengthening otot dapat mengurangi nyeri, mengurangi muscle.