Tujuan untuk menganalisis pola komunikasi antar budaya dalam perspektif interaksi sosial masyarakat etnis Jawa sebagai pendatang dengan masyarakat Seram di Desa Waimital Kecamatan Kairatu. Penelitian dilakukan di Desa Wimital, Kecamatan Kairatu , Kabupaten Seram Bagian Barat yang merupakan salah satu desa transmigran beretnis Jawa. Penentuan informan di ambil secara purposive sampling, dimana peneliti memilih informan secara sengaja dengan kriteria/ pertimbangan tertentu. Informan di ambil sebanyak 8 orang, terdiri dari tokoh masyarakat dan orang yang sudah menetap minimal 20 tahun ke atas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan format studi komunikasi antar budaya. Pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara mendalam. observasi dan dokumentasi. analisis data model interaktif dimana data direduksi, kemudian disajikan atau disusun dalam bentuk yang mudah dipahami dan kemudian diverifikasi atau menarik kesimpulan yang terarah. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola komunikasi antarbudaya yang nampak dalam proses interaksi kedua masyarakat merupakan hasil usaha untuk mengenal dan memahami perilaku komunikasi, memungkinkan masyarakat Jawa dapat mengerti cara berkomunikasi baik secara verbal maupun nonverbal dalam berbagai konteks komunikasi yang terjadi diantara mereka. Adanya usaha untuk saling belajar mengenal dan memahami perilaku komunikasi diantara kedua etnik tersebut sehingga secara perlahan mempengaruhi bentuk interaksi mereka. Alhasil cara komunikasi disesuaikan dengan perilaku komunikasi masyuarakat seram, Jarak komunikasi (prosemik) diantara mereka menjadi semakin dekat, bahkan terbangun kerjasama dalam berbagai aktifitas pekerjaan.