Budi Susetyo Hutomo
Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

“ENAM PILAR INSEKTISIDA” KEBIJAKAN PENGEMBANGAN DAN PENGUATAN UMKM BERBASIS KERJASAMA KEMITRAAN DENGAN POLA CSR SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN PERAN PEMERINTAH DAN PERUSAHAAN UNTUK MENJAGA EKSISTENSI UMKM DALAM MEA 2015 Ali Arto; Budi Susetyo Hutomo
Economics Development Analysis Journal Vol 2 No 2 (2013): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v2i2.1393

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Krisis yang terjadi pada negara Indonesia pada tahun 1997 merupakan krisis ekonomi dan multi-dimensi. Pertumbuhan ekonomi nasional yang masih relatif rendah mengakibatkan masalah sosial mendasar masih belum terpecahkan. Permasalahan sosial utama yang dihadapi negara Indonesia adalah meningkatnya jumlah pengganguran dan kemiskinan. Pemerintah Indonesia telah sepakat untuk menurunkan tingkat pengganguran dan kemiskinan melalui pengembangan sektor riil. Seperti pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. UMKM di Indonesia menyumbang 55,6 persen terhadap PDB harga berlaku dengan nilai investasi mencapai Rp 640,4 triliun atau 52,9 persen dari total investasi. Tak hanya itu, UMKM juga menghasilkan devisa sebesar Rp 183,8 triliun atau 20,2% dari jumlah sektor ekonomi Indonesia. Jumlah tenaga kerja UMKM di Indonesia mencapai 90,9 juta pekerja atau sebanding dengan 97,1 persen dari seluruh tenaga kerja Indonesia. Abstract ___________________________________________________________________ The crisis in the country of Indonesia in 1997 is the economic crisis and multi-dimensional.. The main social problems facing the country Indonesia is the increasing number of unemployment and poverty. The Indonesian goverment has agreed to reduce the level of unemployment and poverty through the development of the real sector. Such as the development of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) which aims to improve the welfare of the Indonesian people. MSMEs in Indonesia accounted for 55.6 percent of GDP at current price with an investment of Rp 640.4 trillion or 52.9 percent of the total invesment. Not only that, MSMEs also generate income of Rp 183.8 trillion or 20.2 % of the Indonesian economy. Number of MSMEs in the Indonesian labor force reached 90. million workers, or equal to 97.1 percent of all Indonesian workers.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN MELAKUKAN MIGRASI ULANG-ALIK Budi Susetyo Hutomo
Economics Development Analysis Journal Vol 4 No 4 (2015): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v4i4.14841

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk menganalisis pengaruh variabel pendapatan, pendidikan, status pernikahan, kepemilikan tanah, jenis kelamin, dan umursecara parsialterhadap keputusan tenaga kerja asal KabupatenSemarang dalam melakukan migrasi ulang-alik. Dalam penelitian ini mengunakan data primer melalui instrumen kuesioner terhadap sampel yaitu sebanyak 100 responden, dan menggunakan data sekunder yaitu data dari instansi terkait serta literatur buku. Penelitian ini dilakukan di terminal Ungaran, Kabupaten Semarang. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah binary logistic regression. Hasil dari analisis model binary logistic regression dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dari enam variabel independen, terdapat dua variabel yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan tenaga kerja melakukan migrasi ulang-alikyaitu variabel pendapatan dan pendidikan. Sedangkan variabel status pernikahan, kepemilikan tanah, jenis kelamin, dan umur tidak berpengaruh terhadap keputusan tenaga kerja melakukan migrasi ulang-alik. The aim of the research was analyze the effect of variable income, education, marital status, land ownership, sex, and age of the decision partially on workers from Semarang regency in commuting migration. In this research, using primary data through a questionnaire on the sample of 100 respondents, and using secondary data is data from relevant agencies and literature books. This research was conducted at terminal Ungaran, Semarang regency. The analysis used in this study is a binary logistic regression. Result of a binary logistic regression model analysis in this research showed that of the six independent variables, there are two variables that significantly influence the labor decision to commuting migration,variable income and education. While the variable marital status, land ownership, sex, and age did not affect the decision of laborcommuting migrate.