A. Paola Lancana Aminuddin
Universitas Halu Oleo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Deiksis dalam Novel Tembang Ilalang Karya Md. Aminudin A. Paola Lancana Aminuddin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 3 (2016): Jurnal Bastra Edisi Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Deiksis dalam Novel Tembang Ilalang Karya MD. Aminudin. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimakah jenis-jenis deiksis dalam novel Tembang Ilalang Karya MD. Aminudin?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis deiksis dalam novel Tembang Ilalang Karya MD. Aminudin. Metode yang digunakan untuk menganalisis deiksis dalam novel Tembang Ilalang Karya MD. Aminudin adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan membaca keseluruhan novel “Tembang Ilalang” secara berulang-ulang untuk mengidentifikasi jenis-jenis yang terdapat dalam novel, mencatat semua kata atau kalimat yang berkaitan dengan deiksis yang ada dalam novel Tembang Ilalang, memberi tanda (menggaris bawahi) bagian kata atau kalimat dalam novel yang berhubungan dengan jenis-jenis deiksis. Analisis data yang dilakukan dengan cara mengidentifikasi, mengklasifikasi, menganalisis/interpretasi, menyimpulkan hasil analisis. Berdasarkan hasil analisis di atas menunjukkan bahwa dalam novel Tembang Ilalang Karya MD. Aminudin terdapat lima macam deiksis seperti: deiksis persona, deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana, dan deiksis sosial. (1) deiksis persona terdiri atas tiga bagian yaitu: kata ganti orang pertama. Kata ganti orang pertama terbagi atas: saya, aku, kami, dan kita, kata ganti orang kedua terbagi atas: kamu, Anda, kalian, dan kata ganti orang ketiga terbagi atas: dia, ia, beliau, mereka. (2) deiksis tempat terbagi tiga bagian yaitu: di sini, di situ, di sana. (3) deiksis waktu, deiksis waktu terbagi atas: kini, besok, dulu, nanti, kemarin. (4) deiksis wacana, deiksis wacana terbagi atas: anafora dan katafora, sedangkan (5) deiksis sosial adalah mengungkapkan atau menunjukkan perbedaan ciri sosial dan serta penggunaan sistem sapaan dan penggunaan gelar. Simpulan dari penelitian ini yaitu, dalam novel Tembang Ilalang terdapat deiksis yaitu: deiksis persona, deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana, dan deiksis sosial. Saran dari peneliti yaitu, sangat mengharapkan peneliti selanjutnya dapat mengembangkan lagi jenis-jenis deiksis yang ada.