Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran buku teks di sekolah yang sangat penting dalam proses belajar mengajar. Salah satu pertimbangan untuk menentukan layak tidaknya suatu bahan bacaan sebagai bahan pembelajaran siswa adalah bahan wacana keterbacaan. Masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah tingkat keterbacaan wacana nonfiksi pada buku teks bahasa Indonesia pegangan siswa kelas VII SMP Negeri 5 Raha kurikulum 2013 Edisi Revisi 2014 dengan menggunakan Teknik Isian Rumpang. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat keterbacaan wacana nonfiksi dalam buku teks bahasa Indonesia pegangan siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Raha Kurikulum 2013Edisi Revisi 2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Gabungan. Dengan menggunakan metode ini peneliti berusaha menyajikan data secara objektif sesuai dengan hasil analisis data statistik dan analisis teks yang terdapat pada buku teks bahasa Indonesia pegangan siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Raha Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2014. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan dan kepustakaan. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 65 responden yang tersebar di tiga kelas. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah teks isian rumpang pada buku teks bahasa Indonesia pegangan siswa kelas VII SMP Negeri 5 Raha Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2014. Data dalam penelitian ini yaitu empat wacana yang dirumpangkan terdapat dalam buku teks bahasa Indonesia pegangan siswa SMP kelas VII Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 65 responden dalam penelitian ini, persentase yang diperoleh yaitu: (1) wacana I berada pada tingkat baca frustasi/gagal dengan persentase yang diperoleh yaitu 31,52%, (2) wacana II berada pada tingkat baca frustasi/gagal dengan persentase yang diperoleh yaitu 19,48%, (3) wacana III berada pada tingkat baca frustasi/gagal dengan persentase yang diperoleh yaitu 33,63%, dan (4) wacana IV berada pada tingkat baca frustasi/gagal dengan persentase yang diperoleh yaitu 25,94%. Kesimpulannya wacana nonfiksi dalam buku teks bahasa Indonesia kurikulum 2013 edisi revisi 2014 semuanya belum cukup baik untuk siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Raha. Kata kunci: Keterbacaan, Wacana Nonfiksi, Teknik Isian Rumpang