Erni Susilawati
Universitas Halu Oleo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

VARIASI BAHASA DALAM NOVEL PEYEMPUAN KARYA @PEYEM Erni Susilawati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 2 No. 1 (2017): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam skripsi ini, saya meneliti variasi bahasa dalam novel Peyempuan karya peyem ditinjau dari implikatur percakapan. Dalam skripsi ini saya meneliti variasi bahasa apa saja yang terdapat pada novel Peyempuan karya peyem yang bercerita tentang kekuatan dan keistimewaan dari kelemahan dan kelembutan peyempuan. Metode yang digunakan dalam penelitiaan ini adalah metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memberikan gambaran variasi bahasa secara objektif sesuai data yang terdapat dalam novel Peyempuan karya peyemp. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tertulis berupa teks novel yang mengandung variasi bahasa dalam novel Peyempuan karya Peyemp yang diterbitkan oleh Trans Media Pustaka cetakan pertama Juni tahun 2013 yang terdiri atas 186 halaman. Berdasarkan analisis dialog didapatkan variasi bahasa, yaitu berdasarkan dari para penutur yang berkaitan dengan dialek dan sosiolek para penutur. Berbagai macam dialek yang digunakan oleh para penutur dan orang lain disekitarnya untuk berkomunikasi, antara lain berbahasa Indonesia berdialek Jakarta dan berbahasa Indonesia berdialek Jawa. Sedangkan untuk variasi sosioleknya meliputi pendidikan, jenis kelamin,dan pekerjaan. Sehubungan dengan variasi bahasa secara sosiolek juga dikemukakan variassi bahasa yang disebut dengan akrolek, basilek, vulgar, slang, kolokial, jargon, argon, dan ken. Namun, pada Novel Peyempuan hanya ditemukan bentuk variasi bahasa akrolek, variasi bahasa vulgar dan variasi bahasa kolokial.