Wa ode sintia dewi
Universitas Halu Oleo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL SURAT CINTA UNTUK KISHA KARYA BINTANG BERKISAH Wa ode sintia dewi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 2 No. 1 (2017): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini berjudul Kritik Sosial dalam Novel Surat Cinta untuk Kisha karya Bintang Berkisah. Masalah dalam penelitian ini yaitu kritik sosial apa sajakah yang terdapat dalam novel Surat Cinta untuk Kisha karya Bintang Berkisah? Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan kritik sosial yang terdapat dalam novel Surat Cinta untuk Kisha karya Bintang Berkisah. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan (library research). Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah teks novel Surat Cinta untuk Kisha karya Bintang Berkisah, cetakan pertama tahun 2013 dan diterbitkan oleh Penerbit Diva Press Yogyakarta. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan kritik sosial. Data diperoleh dengan menggunakan teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra, khususnya sosiologi karya sastra yang menitikberatkan pada kritik sosial yang terdiri dari: identifikasi data, deskripsi data, analisis data, dan interpretasi data.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kritik sosial yang terdapat dalam novel ini ditujukan kepada masyarakat maupun pemerintah atas berbagai masalah yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat. Adapun kritik sosial yang terdapat dalam novel Surat Cinta untuk Kisha karya Bintang Berkisah yaitu kritik sosial tentang kemiskinan, kritik sosial tentang kejahatan, kritik sosial tentang disorganisasi keluarga, kritik sosial tentang peperangan, kritik sosial tentang pelanggaran terhadap norma-norma masyarakat, dan kritik sosial tentang birokrasi.