Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program Gerakan Literasi Sekolah terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IX di SMP Negeri 10 Kendari. Dalam penelitian ini menggunakan metode ex post facto dan teknik penarikan sampel yaitu stratified sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket/kuesioner. Berdasarkan hasil analisis data penelitian, diketahui bahwa ada pengaruh positif yang signifikan antara program Gerakan Literasi Sekolah terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IX SMP Negeri 10 Kendari. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,039. Jika dibandingkan dengan nilai probabilitas atau α = 0,05, maka 0,039 < 0,05, yang berarti H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Jika dilihat dari nilai thitung diperoleh nilai sebesar 2,110 > ttabel 1,994, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel program Gerakan Literasi Sekolah (X) berpengaruh terhadap variabel prestasi belajar Bahasa Indonesia (Y). Hal ini juga dapat dilihat dari hasil uji koefisien determinasi yang mengungkapkan kontribusi program Gerakan Literasi Sekolah untuk prestasi belajar Bahasa Indonesia adalah 6,1%. Walaupun kontribusi yang diberikan masih sangat rendah, namun jika program tersebut dilaksanakan dengan sangat baik dengan melihat faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaannya maka pengaruhnya terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia bisa meningkat. Faktor yang mempengaruhi pelaksanaan program Gerakan Literasi Sekolah terdiri dari dua faktor yaitu faktor penghambat yang terdiri dari lingkungan keluarga dan kurangnya petugas literasi, dan faktor pendukung yaitu adanya dukungan dari pihak sekolah dan penyediaan buku yang memadai. Faktor yang mempengaruhi prestasi belajar Bahasa Indonesia siswa terdiri dari faktor internal dan ekternal. Faktor internal yang mempengaruhi prestasi belajar siswa yaitu aspek psikologis yang terdiri dari minat baca dan kemauan siswa sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi yaitu lingkungan sekolah dan keberadaan media sosial.