Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MAKNA UNGKAPAN PAMALI PADA MASYARAKAT DESA PEROPA KECAMATAN KALEDUPA SELATAN Adin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi bahwa bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang ada di masyarakat dan perlu dibina dan dikembangkan dan juga dibutuhkan dalam upaya pengembangan dari kurangnya pengetahuan khususnya masyarakat Desa Peropa Kecamatan Kaledupa Selatan Kabupaten Wakatobi tentang makna sebenarnya dari tiap ungkapan Pamali. Penelitian ini berjudul Makna Ungkapan Pamali pada Masyarakat Desa Peropa Kecamatan Kaledupa Selatan. Pamali dalam beberapa istilah daerah merupakan salah satu jenis ungkapan bersifat larangan baik dituturkan langsung atau tidak langsung. Fenomena yang muncul dari pamali atau pantang larang adalah keberadaanya sebagai adat dan budaya yang membutuhkaneksplanasi ilmiah yaitu berupa teks yang mejelaskan tentang fenomena alam atau sosial yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah Makna Ungkapan Pamali pada Masyarakat Desa Peropa Kecamatan Kaledupa Selatan? Tujuan yang diharapkan dalam penelitian ini adalah menjelaskan makna ungkapan pamali yang ada pada masyarakat Desa Peropa Kecamatan Kaledupa Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah data lisan berupa tuturan-tuturan yang bersumber dari informan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penutur atau informan yang mengetahui pamali apa saja yang ada di Desa Peropa kecamatan Kaledupa Selatan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini (wawancara, rekam dan catat). Analisis keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi. Metode dan teknik analisis data menggunakan dengan teknik konseptual, dimana penentu maknanya sesuai berdasarkan makna konsepnya, makna yang sesuai dengan referennya, dan makna bebas dari asosiasi atau hubungan apapun.