Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN, KEBIJAKAN HUTANG DAN PERTUMBUHAN ASET TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN khoer, misbahul; Acim, Acim
Digital Business and Entrepreneurship Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Digital Business and Entrepreneurship Journal
Publisher : FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS KUNINGAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/digibe.v2i2.23

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan bukti praktis tentang dampak kebijakan dividen yang disebabkan oleh ekspansi aset, kebijakan utang, kepemilikan institusional, kekayaan publik, dan kekayaan manajemen. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Dalam penelitian ini, 22 perusahaan dipilih melalui teknik purposive sampling dari 30 perusahaan dalam subsektor makanan dan minuman dari yang melaporkan keuangan tahun 2017 hingga 2021. Data dikumpulkan melalui observasi tidak berpartisipasi dan dianalisis menggunakan analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kepemilikan publik, kebijakan utang, dan pertumbuhan aset mempengaruhi kebijakan dividen. Hasil uji t (parsial) mengindikasikan bahwa kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kepemilikan publik, kebijakan utang, dan pertumbuhan aset memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kebijakan dividen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dividen dipengaruhi secara bersamaan oleh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kepemilikan publik, kebijakan utang, dan pertumbuhan aset. Uji t (parsial) menunjukkan bahwa kebijakan dividen dipengaruhi secara signifikan oleh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kepemilikan publik, dan kebijakan utang. Saran dalam penelitian ini bahwa kebijakan dividen suatu perusahaan dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap kinerja investasi seorang investor, sehingga calon investor harus mempertimbangkan dengan cermat struktur kepemilikan perusahaan, kebijakan utang, dan pertumbuhan aset sebelum mengambil keputusan untuk berinvestasi. Kata kunci: struktur kepemilikan; kebijakan hutang; pertumbuhan aset; kebijakan dividen   Abstract This research aims to provide practical evidence about the impact of dividend policy caused by asset expansion, debt policy, institutional ownership, public wealth, and wealth management. This research uses a descriptive and verification approach. In this research, 22 companies were selected using a purposive sampling technique from 30 companies in the food and beverage subsector from those reporting financial results from 2017 to 2021. Data was collected through non-participating observation and analyzed using panel data regression analysis. The research results show that simultaneously, managerial ownership, institutional ownership, public ownership, debt policy and asset growth influence dividend policy. The results of the t test (partial) indicate that managerial ownership, institutional ownership, public ownership, debt policy and asset growth have a significant positive influence on dividend policy. The research results show that dividend policy is influenced simultaneously by managerial ownership, institutional ownership, public ownership, debt policy and asset growth. The t test (partial) shows that dividend policy is significantly influenced by managerial ownership, institutional ownership, public ownership and debt policy. The suggestion in this research is that a company's dividend policy can have a significant impact on an investor's investment performance, so prospective investors must carefully consider the company's ownership structure, debt policy and asset growth before making a decision to invest. Keywords: ownership structure; debt policy; asset growth; divided policy
PENGARUH PENJUALAN DAN BEBAN OPERASIONAL TERHADAP LABA BERSIH PADA PT. BPR SYARIAH AL WADIAH TASIKMALAYA Acim Acim; Harun Nur Jamil
KHITABAH: Khazanah Penelitian Perbankan Syariah Vol 1 No 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Putra Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61580/khitabah.v1i1.42

Abstract

Tujuan dari dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui penjualan, beban operasional, dan laba bersih pada PT. BPR Syariah Al Wadiah Tasikmalaya. Pengaruh penjualan secara parsial terhadap laba bersih pada PT. BPR Syariah Al Wadiah Tasikmalaya. Pengaruh beban operasional secara parsial terhadap laba bersih pada PT. BPR Syariah Al Wadiah Tasikmalaya. Pengaruh penjualan dan beban operasional secara simultan terhadap laba bersih pada PT. BPR Syariah Al Wadiah Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Berdasarkan hasil dari analisis dan pembahasan pada bab sebelumnya, maka kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut: Penjualan, beban operasional, dan laba bersih pada PT. BPR Syariah Al Wadiah Tasikmalaya mengalami fluktuasi setiap tahun nya. Naiknya laba bersih disebabkan oleh tingkat penjualan yang optimal dan tercapainya efisiensi dalam mengelola biaya produksi termasuk beban operasional. Penjualan berpengaruh terhadap laba bersih di PT. BPR Syariah Al Wadiah Tasikmalaya, artinya jika penjualan mengalami penuruan maka akan terjadi kenaikan laba bersih dan sebaliknya penjualan mengalami kenaikan maka akan terjadi penurunan laba bersih. Beban operasional berpengaruh terhadap Laba bersih di PT. BPR Syariah Al Wadiah Tasikmalaya, artinya jika beban operasional mengalami kenaikan maka akan laba bersih akan naik dan sebaliknya beban operasional mengalami penurunan maka akan terjadi penurunan laba bersih. Penjualan dan beban operasional berpengaruh terhadap Laba bersih di PT. BPR Syariah Al Wadiah Tasikmalaya, artinya jika penjualan dan beban operasional mengalami kenaikan maka akan terjadi kenaikan laba bersih dan sebaliknya jika perputaran penjualan dan beban operasional mengalami penurunan maka akan terjadi penurunan laba bersih.