Bambang Santoso
Dosen Pembimbing Program Studi Manajemen Bisnis, Politeknik Krakatau, Banten

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pembelian Impulsif Terhadap Tingkat Kunjungan Ulang Di Alfamart Raya Cemplang Cibungbulang Bogor Barat Davis Marshel; Bambang Santoso
TOMAN: Jurnal Topik Manajemen Vol. 1 No. 2 (2024): TOMAN: Jurnal Topik Manajemen
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/toman.v1i2.94

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh pembelian impulsif terhadap tingkat kunjungan ulang di Alfamart Cemplang. Melalui analisis terhadap 30 pembeli, penelitian ini menemukan bahwa pembelian impulsif secara signifikan berpengaruh positif terhadap kunjungan ulang di Alfamart Cemplang. Nilai t hitung sebesar 7,970 melebihi nilai t tabel (2,048) dengan nilai signifikan 0,000 yang lebih kecil dari 0,050. Koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa 66,5% dari tingkat kunjungan ulang di Alfamart Cemplang dipengaruhi oleh pembelian impulsif, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang fokus pada pembelian impulsif memiliki potensi signifikan untuk meningkatkan kunjungan ulang di toko ritel.
Sistem Investasi Di Indonesia Gita Tiara Marhayu Putri; Bambang Santoso
TOMAN: Jurnal Topik Manajemen Vol. 1 No. 2 (2024): TOMAN: Jurnal Topik Manajemen
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/toman.v1i2.98

Abstract

Investasi adalah suatu kegiatan menempatkan dana pada satu atau lebih dari satu jenis aset selama periode tertentu dengan harapan dapat memperoleh penghasilan atau peningkatan nilai investasi di masa mendatang. Dengan demikian, konsep dari pada investadi adalah menempatkan dana pada masa sekarang, jangka waktu tertentu guna mendapatkan (balsa jasa atau keuntungan) dikemudian hari. Dalam semua model analisis ini yang diperhatika terbatas kepada efek investasi terhadap tingkat pemanfaatan kapasitas produksi yang ada di miliki oleh perekonomian. Mengenai pengaruh investasi terhadap besarnya kapasitas produksi nasional sama sekali tidak di permasalahkan oleh model-model analisis yang lain. Efek investasi yang lain merupakan materi bahan utama teori pertumbuhan ekonomi yang di kenal pula sebutan “Growth Theory”, pada dasarnya diluar lingkup ini.