Deasylina da Ary
Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Domidance Card Learning Media to Increase Interest and Effectiveness of Dance Learning for Grade IV Students Bayu Iqbal Arif Wicaksono Dakhlan; Deasylina da Ary
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 9 No. 3 (2025): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v9i3.95635

Abstract

Rendahnya minat belajar siswa kelas IV dalam pembelajaran tari yang cenderung dianggap monoton dan kurang menarik. Selain itu, efektivitas proses pembelajaran tari masih belum optimal karena keterbatasan media yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis permainan kartu bernama Domidance Card sebagai solusi atas rendahnya minat dan efektivitas pembelajaran seni tari di kelas IV. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas IV dan guru kelas. Hasil validasi dari ahli materi dan media menunjukkan bahwa Domidance Card berada dalam kategori "sangat layak". Uji kepraktisan menunjukkan bahwa media ini sangat praktis digunakan, baik menurut guru maupun siswa. Uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar, ditandai dengan kenaikan rata-rata. Uji t menunjukan terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah penggunaan media. Peningkatan efektivitas juga ditunjukkan oleh nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,5067 (kategori sedang). Selain itu, terjadi peningkatan minat belajar siswa secara signifikan, terutama pada indikator antusiasme, keberanian tampil, dan rasa senang terhadap pembelajaran tari. Dengan demikian, media Domidance Card terbukti layak, praktis, dan efektif digunakan dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran seni tari. Media ini dapat menjadi alternatif inovatif untuk guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menyenangkan dan bermakna.  
IROKI Big Puzzle Learning Media to Improve Class IV Natural and Social Science Learning Outcomes Nadya Putri Al-Fath; Deasylina Da Ary
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 10 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v10i1.97773

Abstract

The limited integration of interactive media in science learning in elementary schools contributes to low student engagement and learning outcomes. This study aims to analyze the feasibility and evaluate the effectiveness of the IROKI Big Puzzle learning media in improving student learning outcomes. The study used a Research and Development (R&D) approach with the ADDIE model. The research subjects were 30 fourth-grade students who were designated as the experimental group. Data were collected through test techniques (pretest and posttest), questionnaire distribution for expert validation and user responses, and observation during the implementation of the learning. The research instruments included validation sheets from material experts and media experts, teacher and student response questionnaires, observation sheets, and cognitive learning outcome tests in the form of pretests and posttests. Data analysis was carried out using descriptive statistics, normality tests, paired t-tests, and N-Gain analysis. The results showed that the media had a high level of feasibility with a validation score of 92% from material experts and 93% from media experts. The average student score increased from 69.83 in the pretest to 92.50 in the posttest, with a significance value of 0.000 indicating a significant increase. The N-Gain score of 0.626 is in the moderate category, indicating meaningful learning improvement. It is concluded that the IROKI Big Puzzle is an effective learning innovation that contributes to the development of interactive media based on student-centered learning in elementary education and provides practical implications for improving the quality of thematic learning.