Andi Marwati
Universitas PTIQ Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Diskursus Term Mufrad Jamak: Analisis Semantik dan Siyaq Lafadz Rihun dan al-Riyah dalam Penafsiran Andi Marwati; Idil Hamzah
ISME : Journal of Islamic Studies and Multidisciplinary Research Vol 2 No 2 (2024): ISME : Journal of Islamic Studies and Multidisciplinary Research
Publisher : Yayasan Dharma Lentera Khatulistiwa (MALEWA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61683/isme.vol22.2024.57-72

Abstract

Term mufrad dan jamak merupakan salah satu kaidah kebahasaan dalam Al-Qur’an untuk mendalami pemahaman studi tafsir. Seperti kaidah tafsir pada umumnya, term mufrad dan jamak berarti ketentuan yang membantu penafsir untuk menarik makna, khususnya terkait redaksi yang memiliki makna tertentu. Penelitian ini mengkaji penggunaan istilah "rihun" (ريح) dan "riyah" (رياح) dalam Al-Qur'an dari perspektif semantik dan siyaq (konteks). Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah library research (penelitian pustaka) dengan fokus utama adalah menganalisis nuansa makna dan implikasi penggunaan kedua istilah tersebut dalam berbagai konteks ayat Al-Qur'an. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa jika Al-Qur’an mencantumkan bentuk jamak al-riyah, maka yang dimaksud lebih kepada hal positif yakni seperti nikmat dan rahmat. Sedangkan, apabila digunakan dalam bentuk mufrad yakni rihun, makna yang diisyaratkan adalah lebih dominan mengarah kepada hal negatif seperti bencana alam atau azab Allah. Terdapat fleksibilitas dan kompleksitas dalam penggunaannya yang bergantung pada konteks yang lebih luas. Analisis siyaq mengungkapkan bahwa makna kedua istilah ini tidak hanya ditentukan oleh definisi leksikal, tetapi juga oleh konteks ayat, surah, dan tema keseluruhan Al-Qur'an. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam tentang nuansa linguistik Al-Qur'an dan pentingnya konteks dalam interpretasi. Implikasi penelitian ini relevan untuk studi tafsir Al-Qur'an, linguistik Arab, dan pemahaman teks-teks keagamaan secara umum.