Emilianus Jehadus
Universitas Khatolik Indonesia Santu Paulus Ruteng

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika ditinjau dari Kecemasan Matematis Siswa Emilianus Jehadus; Lana Sugiarti; Yasinta Jelimun
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2024): Didaktika Mei 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika berdasarkan tingkat kecemasan matematis. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui interaksi antara pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) dan kecemasan matematis, serta perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa dengan tingkat kecemasan yang tinggi, sedang, dan rendah. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan desain Eksperimen Faktorial Grup 2x3. Populasi dalam penelitian ini melibatkan seluruh siswa kelas XI IIS di SMAK Santu Francis Saverius Ruteng yang berjumlah 193 orang, dengan pengambilan sampel dilakukan secara acak kelas. Sampel penelitian terdiri dari kelas eksperimental, yaitu kelas XI IIS 5 dengan 30 siswa yang menerapkan pendekatan pembelajaran matematika realistik, dan kelas kontrol, yaitu kelas XI IIS 6 dengan 33 siswa yang menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan signifikan dalam kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelas eksperimental dan kelas kontrol, (2) kecemasan matematika mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematika, (3) terdapat interaksi antara pendekatan PMR dan kecemasan matematika dalam mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah, (4) siswa dengan kecemasan matematika tinggi di kelas eksperimental memiliki perbedaan kemampuan yang signifikan dibandingkan dengan kelas kontrol, dan (5) tidak terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa dengan kecemasan matematika tinggi antara kedua kelas.