Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS REVALUASI ASET TETAP DALAM RANGKA PENGHEMATAN BEBAN PAJAK PADA PT. SINAR BUANA PLASTIK DI SURABAYA Avinda Rischa Deviana; Bachtiar Rahman Halik; Koes Soeparno
Income Vol 2 No 2 (2021): INCOME : Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38156/akuntansi.v2i2.94

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pelaksanaan revaluasi aset tetap dengan mengambil studi kasus pada PT. Sinar Buana Plastik di Tahun 2018. PT. Sinar Buana Plastik merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri furniture dari plastik .Revaluasi aset tetap dilakukan PT. Sinar Buana Plastik karena adanya kepentingan untuk menjadikan nilai aset tetap sesuai dengan nilai wajar. PT. Sinar Buana Plastik melakukan revaluasi aset tetap berdasarkan PSAK No.16 dan peraturan perpajakan yang menjadi dasar pelaksanaan revaluasi aset tetap adalah PMK191/PMK.010/2015.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan revaluasi aset tetap dan pengaruh revaluasi aset tetap terhadap laporan keuangan dan pajak penghasilan perusahaan. Berdasarkan hasil dari analisis, diketahui bahwa pajak terhutang sebelum dilakukan revaluasi aset tetap sebesar Rp 18.127.239.161, dan setelah dilakukannya revaluasi aset tetap menjadi sebesar Rp 17.186.211.675. Dapat disimpulkan bahwa revaluasi aset tetap yang dilakukan PT. Sinar Buana Plastik lebih menghemat pajak penghasilan perusahaan sebesar Rp 941.027.486. hal ini dikarenakan beban penyusutan yang meningkat akibat meningkatnya nilai aset tetap menjadi pengurang pendapatan usaha dalam perhitungan beban pajak penghasilan perusahaan. Pengaruh yang timbul dari revaluasi aset tetap pada laporan keuangan PT. Sinar Buana Plastik adalah meningkatnya saldo aset tetap, ekuitas dan hutang pajak perusahaan. Revaluasi aset tetap menimbulkan beban baru, diantaranya beban jasa appraisal sebesar Rp22.000.000, jasa konsultan Rp. 5.000.000 hutang pajak penghasilan final sebesar Rp 1.249.288.190 Pelaksanaan revaluasi aset tetap yang dilakukan PT. Sinar Buana Plastik sesuai dengan tujuan perusahaan, yaitu beban yang dikeluarkan untuk melakukan revaluasi aset tetap tidak lebih besar dari manfaat yang akan diperoleh oleh perusahaan
ANALISIS PENERAPAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) ATAS TRANSAKSI PENJUALAN BARANG KENA PAJAK PADA PT.NOVAPHARIN Yoshi Trias Pratiwi; Ayu Andayani; Koes Soeparno
Income Vol 3 No 2 (2022): INCOME : Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38156/akuntansi.v3i2.151

Abstract

Pajak adalah sumber penerimaan Negara yang digunakan untuk membiayai pengeluaran umum dan yang digunakan sebagai alat pendorong, penghambat, atau pencegah untuk mencapai tujuan yang ada diluar bidang keuangan Negara. Untuk lebih meningkatkan penerimaan di bidang perpajakan, telah beberapa kali dilakukan penyempurnaan, penambahan, bahkan perubahan di bidang perpajakan. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) merupakan pajak yang dikenakan atas penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) atau Jasa Kena Pajak (JKP) di daerah pabean yang dilakukan oleh pabrikan, penyalur utama atau agen utama, importer, pemegang hak paten atau merek dagang dari Barang Kena Pajak (BKP) atau Jasa Kena Pajak (JKP) tersebut.PT.Novapharin yang merupakan bagian dari sektor swasta memiliki kewajiban dalam peralihan kekayaan berupa pajak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menjelaskan penerapan PPN mulai dari perhitungan dan pencatatan, penyetoran, dan pelaporan Pajak Pertambahan Nilai perusahaan sesuai dengan peraturan UU Perpajakan yang berlaku umum. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif, dengan pendekatan studi kasus pada perusahaan. Variabel penelitian ini adalah PPN dan Penjualan Barang Kena Pajak PT.Novapharin Tahun 2015-2016. Teknik Analisis data dalam penelitian ini adalah megungkapkan, menjelaskan, dan memberikan gambaran permasalahan mengenai perhitungan dan pencatatan, penyetoran, dan pelaporan atas Penjualan obat pada PT.Novapharin.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapan PPN pada PT.Novapharin dalam hal perhitungan, penyetoran, dan pelaporan sudah banyak yang sesuai dengan UU Perpajakan yang berlaku umum yaitu Undang-Undang No.42 Tahun 2009 tentang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) dan Penyetoran serta pelaporan SPT Masa PPN selalu tepat waktu dan tidak pernah ada keterlambatan