Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Eko Enzim Menuju Eco Community Gultom, Venny Mayumi; Letra, Letra; Oktarina, Lia Afriani; Panjaitan, Yovita Magdalena
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/89hqx018

Abstract

Eco-Enzyme diproduksi dari sampah organik seperti buah dan sayur segar yang tersedia di lingkungan sekitar yang difermentasi selama minimal 3 bulan, dan berpotensi mengurangi ketergantungan masyarakat saat ini terhadap zat kimia yang hadir dalam setiap produk rumah tangga seperti deterjen, sabun cuci piring, sampo, sabun mandi terlebih dapat digunakan sebagai pupuk. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan berbasis ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung oleh tim pengabdian. Materi yang disampaikan mencakup proses pembuatan, pemanenan, serta aplikasi Eco-Enzyme pada tanaman. Eco-Enzyme hasil produksi tim digunakan sebagai contoh dalam sesi pengenalan sebelum dilanjutkan ke praktik pembuatan oleh peserta. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengangkat tema "Pengolahan Sampah Organik menjadi Eco Enzyme bagi Rumah Tangga Menuju Eco Community" merupakan implementasi dari tri dharma perguruan tinggi, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya ibu kelompok tani di RT 038 Kelurahan Sukajaya terhadap pemanfaatan Eco-Enzyme sebagai alternatif pengolahan sampah organik rumah tangga. Berdasarkan hasil penyebaran kuesioner dan hasil umpan balik para peserta, peserta umumnya sangat bersemangat dan merasa bahwa sesi berbagi ilmu serta teknologi sederhana ini benar-benar bermanfaat dan membantu pemasalahan sampah yang diciptakan dari rumah tangga. Selama kegiatan, kami tidak menemukan kendala berarti yang mengganggu jalannya acara.
Gambaran Pemberian Hidroterapi Air Hangat dan Eco Enzyme Terhadap Nilai Tekanan Darah Gultom, Venny Mayumi; Darmansyah, Ari
JURNAL KESEHATAN TERAPAN Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Terapan
Publisher : LPPM Universitas Kader Bangsa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jk.v11i2.797

Abstract

Blood pressure is a crucial element in the functioning of the body's circulatory system. Blood pressure fluctuations, both rising and falling, potentially affect the internal balance of the body. Hypertension can cause damage to blood vessels and vital organs such as the heart, kidneys, and brain. By contrast, low blood pressure (hypotension) can cause dizziness, fatigue, and in severe cases, even fainting or shock. One of the non-pharmacological ways to lower blood pressure is to use hydrotherapy, like sinking the legs. The aim of this study is to identify differences in blood pressure before and after foot immersion therapy using warm water and eco enzymes. The design of this study is a pre-experiment one group pretest-postest. The population of this study was the entire population in the area of the study, with sampling done using purposive samplings with the inclusion criteria of ages 20-60 years old, physically healthy, and without an injury to the ankle. The exclusion criteria included pregnant women and subjects who were unwilling to participate as respondents, which is as many as 30 people as samples. Foot immersion therapy is performed using warm water mixed with eco enzymes, with temperature conditions ranging from 38°C to 40°C, for 30 minutes. The results of this study showed that there was a difference between the systolic and diastolic blood pressure values before and after the administration of foot immersion therapy with eco enzymes. The results suggest that people with hypertension can do their own foot immersion therapy at home as a preventive effort to control the rise in blood pressure and reduce the risk of complications, thereby improving their quality of life.