Pujianto
Universitas Muhammadiyah Metro

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

RANCANG BANGUN SISTEM PENJUALAN DAN MANAJEMEN PERSEDIAAN OBAT PADA APOTEK MAUDY MENGGUNAKAN METODE PROTOTYPE Rangga Febriawan; Ika Arthalia Wulandari; Pujianto; Gunayanti Kemalasari
Jurnal Mahasiswa Sistem Informasi (JMSI) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Sistem Informasi (JMSI)
Publisher : Program Studi DIII Sistem Informasi - Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jmsi.v7i2.11713

Abstract

Apotek Maudy merupakan usaha di bidang pelayanan kesehatan yang bergerak dalam penjualan obat. Dalam operasionalnya, pencatatan penjualan dan pengelolaan stok masih dilakukan secara manual, meskipun pemilik pernah menggunakan aplikasi digital, sistem tersebut belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan operasional. Kondisi ini berpotensi menyebabkan kesalahan pencatatan, ketidaksesuaian data persediaan, serta penyusunan laporan yang kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem penjualan dan manajemen obat berbasis web untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode Prototype, yang meliputi tahapan komunikasi, perancangan secara cepat, pemodelan perancangan secara cepat, pembentukan prototype, dan penyerahan sistem ke pengguna dan umpan balik. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel. Fitur utama meliputi pengelolaan pembelian obat dari supplier, manajemen persediaan, transaksi penjualan, serta pembuatan laporan secara terstruktur. Pengujian dilakukan menggunakan Black Box Testing dan Beta Testing untuk memastikan sistem berjalan sesuai kebutuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan efisiensi operasional, meminimalisir kesalahan input data, serta mengoptimalkan pengelolaan persediaan dan laporan. Sistem ini diharapkan dapat mendukung perkembangan bisnis Apotek Maudy.
PENERAPAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING UNTUK ANALISIS POLA PENJUALAN TOKO KUE DENGAN RAPIDMINER Mariana febri valentina; Putri suci guntari; Sella Jofilla; Abdul gani; Ecsa Triyadi Ramadon; M. Ammar Albarra; Pujianto
Jurnal Mahasiswa Ilmu Komputer Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Mahasiswa Ilmu Komputer March 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ilmukomputer.v6i1.7768

Abstract

Penetapan harga yang optimal telah menjadi prioritas utama untuk toko kue dalam rangka mengembangkan strategi bisnis yang toko.untuk mengembangkan strategi bisnis yang efektif . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penjualan di toko kue menggunakan algoritma K-Means Clustering. Data penjualan terdiri dari lima jenis produk utama, yaitu Vanilla Cupcakes, Chocolate Cupcakes, Red Velvet Cupcakes, Matcha Cupcakes, dan Banana Cupcakes, dikumpulkan dan dianalisis menggunakan RapidMiner. Proses klasifikasi dilakukan​​ melalui iterasi untuk mendapatkan centroid yang tepat dan mengalokasikan hari berdasarkan volume penjualan, melalui ​​​​iterasi untuk mendapatkan centroid yang tepat dan mengalokasikan hari berdasarkan volume penjualan.​​ Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua kategori utama: kategori dengan tingkat permintaan tinggi dan rendah. Studi menyimpulkan bahwa ini K-Means Clustering adalah metode yang efektif untuk yang untuk mengidentifikasi pola penjualan dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
IMPLEMENTASI ROLE-BASED ACCESS CONTROL PADA SISTEM INFORMASI LAYANAN ADMINISTRASI PADA LEMBAGA BAHASA UM METRO Maulana Firmansyah; Mustika; Pujianto
Jurnal Mahasiswa Ilmu Komputer Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Ilmu Komputer October 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ilmukomputer.v6i2.9875

Abstract

Abstrak : Lembaga Bahasa Universitas Muhammadiyah Metro menghadapi kendala layanan administrasi manual yang tidak efisien, memakan waktu, dan rawan kesalahan. Pendaftar harus datang langsung untuk registrasi dan menyerahkan bukti bayar, menyebabkan antrean panjang, sementara tidak ada sistem notifikasi maupun pelacakan status layanan. Penelitian ini bertujuan mengatasi masalah tersebut dengan membangun sistem informasi layanan administrasi berbasis web menggunakan metode Role-Based Access Control (RBAC). Pengembangan dilakukan dengan metode Rapid Application Development (RAD), menggunakan PHP, Laravel, dan MySQL. Sistem yang dibangun berhasil mendigitalisasi seluruh proses layanan, mulai pendaftaran online, unggah bukti bayar, hingga notifikasi email otomatis. RBAC efektif membatasi hak akses sesuai peran pengguna, pengguna yang terlibat diantaranya Pendaftar, Staf Administrasi, Staf, Penerjemah, dan Kepala Lembaga, sehingga keamanan data terjaga. Hasil pengujian Black Box dan Beta Testing menunjukkan sistem berjalan sesuai fungsi, diterima pengguna, serta meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan administrasi di Lembaga Bahasa. Kata Kunci : Sistem Informasi; Layanan Administrasi; Role-Based Access Control (RBAC); Web; Laravel. Abstract: The Language Institute of Muhammadiyah Metro University faces inefficiencies, time consumption, and errors in manual administration services. Applicants must register and submit payment proof in person, causing long queues, while the absence of a notification and tracking system hinders users. This research aims to address these issues by developing a web-based administrative service information system using Role-Based Access Control (RBAC). The development employed Rapid Application Development (RAD) with PHP, Laravel, and MySQL. The system successfully digitized the entire service flow, from online registration and uploading payment proof to automated email notifications. RBAC effectively restricts access rights by user roles—Applicant, Administrative Staff, Staff, Translator, and Head of Institute—ensuring data security. Black Box and Beta Testing results confirm the system’s functionality, user acceptance, and ability to improve efficiency and transparency in administrative services. Keywords: Information System; Administrative Services; Role-Based Access Control (RBAC); Web; Laravel.
ANALISIS KINERJA JARINGAN INTERNET MENGGUNAKAN METODE QOS (QUALITY OF SEVICE ) DI KANTOR KECAMATAN MESUJI Renadi Kurniawan; Arif Hidayat; Pujianto; Danang Prabowo
Jurnal Mahasiswa Ilmu Komputer Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Ilmu Komputer October 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ilmukomputer.v6i2.10048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja jaringan internet di Kantor Kecamatan Mesuji dengan menggunakan metode Quality of Service (QoS) guna mengidentifikasi permasalahan serta menemukan solusi yang dapat meningkatkan stabilitas dan efisiensi jaringan. Permasalahan yang sering terjadi adalah lambatnya akses internet, tingginya latensi, gangguan koneksi, dan kurangnya pengelolaan bandwidth, yang berdampak negatif terhadap pelayanan publik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengembangan Network Development Life Cycle (NDLC), yang mencakup tahapan analisis, perancangan, simulasi, implementasi, monitoring, dan manajemen. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta diuji menggunakan Blackbox Testing untuk menilai kelayakan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen bandwidth melalui konfigurasi Simple Queue pada perangkat Mikrotik mampu meningkatkan performa jaringan. Parameter QoS seperti throughput, delay, jitter, dan packet loss menunjukkan perbaikan setelah implementasi. Manajemen bandwidth yang tepat memungkinkan distribusi koneksi yang lebih merata, sehingga mendukung kelancaran proses administrasi di kantor kecamatan. Penerapan metode QoS terbukti efektif dalam mengoptimalkan kualitas layanan jaringan internet di lingkungan pelayanan publik. Temuan ini diharapkan menjadi rujukan untuk pengembangan sistem jaringan di instansi serupa.