Farah Malikaz Zumala
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Pengrajin Tulakir Fiberglass Farah Malikaz Zumala
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat
Publisher : PT. Lentera Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69883/jlkm.v2i2.28

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja adalah aspek penting yang harus diterapkan di semua tempat kerja, baik sektor formal maupun informal. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 4 informan kunci dan 1 orang informan triangulasi. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Instrument yang digunakan yaitu pedoman wawancara, lembar Hazard Identification Risk Assesment and Risk Control (HIRARC), dan lembar checklist. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil identifikasi bahaya ditemukan bahaya fisika, kimia, ergonomi, mekanik, listrik dan gravitasi. Hasil anilisis risiko ditemukan 54 risiko, kategori risiko rendah 9 (17%), kategori risiko sedang 37 (69%), dan kategori risiko tinggi 8 (15%). Risiko tinggi diantaranya sesak akibat bau kimia resin, iritasi kulit akibat bahan kimia katalis, tersayat cutter pada proses cetak, tergores alat (gerinda, router), gangguan pernafasan akibat debu fiberglass, nyeri otot, dan tersayat alat pemotong lakban. Pembuatan kerajinan fiberglass mengandung risiko rendah hingga tinggi. Upaya pengendalian risiko dapat dilakukan secara menyeluruh dengan eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, administratif, dan APD.