Pedvin Ratna Meikawati
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Brebes

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEMAMPUAN SOSIALISASI PADA ANAK PRASEKOLAH Pedvin Ratna Meikawati; Dea Riskha Fitriliana
Journal of Midwifery and Health Administration Research Vol 3 No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu KesehatanBrebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10836760

Abstract

Latar Belakang: Kemampuan sosialisasi tidak saja meliputi penyesuaian sosial, keterampilan sosial, dan penerimaan sosial. Kesalahan dalam penyesuaian sosial dapat mengakibatkan anak kurang menyesuaikan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi pada anak prasekolah. Metode: Jenis penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua orang tua dan siswa tahun 2021 yang berjumlah 50. Sampel sebanyak 39 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Metode analisis data menggunakan Chi Square. Hasil: Orang tua yang menerapkan pola asuh otoriter (15,4%), permisif (15,4%), dan demokratis (69,2%). Pada kemampuan sosialisasi anak didapatkan kemampuan sosialisasi yang baik 51,3%, cukup 30,7%, dan kemampuan sosialisasi yang kurang 17,9%. Anak yang di asuh dengan pola asuh tidak demokratis mempunyai kemampuan sosialisasi baik 83,3% dan kurang 16,7%. Anak dengan pola asuh Demokratis kemampuan sosialisasi baik 66,7%, kurang 66,7%.  Adanya hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi pada anak prasekolah dengan p = 0,004. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara pendidikan orang tua (p value 0,001), simulasi (p value 0,002), dan sosialisasi (p value 0,015) dengan motorik kasar anak. Tidak ada hubungan antara berat badan anak (p value 0,589) dan pemberian ASI Eksklusif (p value 0,653) dengan perkembangan motorik kasar anak. Kesimpulan: Bahwa pola asuh orang tua mempengaruhi kemampuan sosialisasi anak prasekolah.
Hubungan status gizi dengan kejadian amenorrhea pada wanita usia subur (20-35 tahun) Dea Riskha Fitriliana; Pedvin Ratna Meikawati
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 5 (2025): June Edition 2025
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i5.1079

Abstract

Background: One of the important factors influencing the incidence of amenorrhea is nutritional status, which reflects the balance between energy intake and the body's energy needs. Purpose: To analyze the relationship between nutritional status and the incidence of amenorrhea among women of reproductive age (20–35 years), in Pasarbatang Subdistrict, Brebes District, Brebes Regency. Method: This is an analytical study with a cross-sectional approach. The population consisted of women of reproductive age in the area. A total of 81 respondents who experienced amenorrhea and met the inclusion criteria were selected as the sample. The statistical test used was the Chi-Square test. Results: The Chi-Square test yielded a calculated X² value of 7.342 with degrees of freedom (df) = 2 and a 5% significance level, resulting in a table X² value of 5.991. Since the calculated X² is greater than the table value (7.342 > 5.991) and the p-value = 0.025 (p < 0.05), it indicates a significant relationship between nutritional status and the incidence of amenorrhea. Conclusion: There is a significant relationship between nutritional status and the incidence of amenorrhea among women of reproductive age (20–35 years) in Pasarbatang Subdistrict, Brebes District, Brebes Regency.