NANDYA PRATAMA, SIGIT
KURVA S JURNAL MAHASISWA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RESCHEDULING WAKTU PELAKSANAAN PROYEK PADA PEMBANGUNAN GEDUNG SMA UNGGULAN SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NANDYA PRATAMA, SIGIT
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.028 KB)

Abstract

Sigit Nandya Pratama, Perencanaan suatu proyek sangat mutlak dibutuhkan agar proyek yang akan dibangun tidak mengalami keterlambatan waktu dan tepat dalam penyelesaiannya. Dahulu  perencanaan  suatu proyek dilakukan secara manual tetapi dengan kemajuan teknologi modern. ada beberapa metode dan program computer yang dikembangkan.  suatu aplikasi untuk menjawab berbagai masalah dalam perencanaan dan pengendalian proyek.Tujuan dan manfaat dari penelitian ini adalah mengetahui penerapan penjadwalan pelaksanaan pada proyek pembangunan Gedung SMA Unggulan Samarinda Provinsi Kalimantan Timur menggunakan metode Critical Path Method (CPM), Precedence Diagram Method (PDM) dan metode Microsoft Poject. Dimulai dari Penentuan penjadwalan ulang (rescheduling) waktu pelaksanaan. setelah itu dilakukan analisa dengan beberapa methode di mulai dengan mengunakan analisa Critical Path Method (CPM), Precedence Diagram Method (PDM) dan analisa metode Microsoft project agar mengetahui durasi proyek total.          Hasil penelitian rescheduling dengan analisa perhitungan Metode Critical Path Method (CPM)  didapat total durasi waktu 143 hari, maka terdapat tujuh kegiatan yang termasuk jalur kritis, yaitu kegiatan (A,B,C,D,E,F,H). Sedangkan hasil penelitian dengan analisa perhitungan Metode Precedence Diagram Method (PDM) didapat total durasi waktu 122 hari, maka terdapat enam kegiatan yang termasuk jalur kritis, yaitu kegiatan (A,B,C,D,E,H). serta hasil penelitian dengan analisa perhitungan Metode Microsoft project didapat total durasi waktu 136 hari, maka terdapat empat kegiatan yang termasuk jalur kritis, yaitu kegiatan (B, C,D,E).