Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Nilai Akhlak dalam Majelis Gerakan Maghrib Mengaji Firda Nurul Inayah; Firyal Ath-Thufaila Hasan; Hilman Hilman; Ida Parida
Gunung Djati Conference Series Vol. 22 (2023): Conference Series Learning Class Tauhid and Akhlak
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meluruskan kembali akhlakul kharimah generasi penerus bangsa saat mereka melakukan penyimpangan di lingkungan gerakan magrib mengaji. Dan bagaimana cara guru dalam menyelesaikan masalah tersebut.Secara teoritis, penelitian ini bermanfaat sebagai tinjauan ilmu akhlak, lebih khususnya mengenai tentang penerapan nilai akhlak. Secara praktis, penelitian ini bertujuan untuk menerapkan nilai akhlak dalam majlis gerakan magrib mengaji. Penelitian bersifat kualitatif merupakan studi lapangan tentang “Penerapan Nilai Akhlak dalam Majlis Gerakan Magrib Mengaji”. Hasil dan pembahasan penelitian ini mencakup ulasan tentang metode penelitian kualitatif, studi pustaka, studi lapangan, dan gabungan keduanya.Komunikasi murid dengan guru harus baik yang didasari pada adanya penerimaan kedua belah pihak. Muatan komunikasi itu juga penting agar mengarah kepada nilai-nilai akhlak yang diinginkan. Pendidikan nilai harus ditanamkan kepada murid sebelum mereka mencapai usia akhir pembentukan kepribadian. Jika melewati batas, amat sulit memasukkan nilai-nilai karena harus membangun kembali kepribadian yang telah terbentuk. Metode yang digunakan dalam mendidik anak yang kurang baik bisa dilakukan dengan menggunkan metode nasihat dan pendekatan. Menurut Ryan dan Bohlim karakter mengandung tiga unsur pokok, yaitu mengetahui kebaikan (knowing the good), mencintai kebaikan (loving the good), dan melaksanakan kebaikan (doing the good). Solusi guru terhadap anak yang tidak baik akhlak, yaitu dengan guru mengoptimalkan murid ketika dalam proses-proses pembelajaran, mengoptimalkan kegiatan pembiasaan diri yang berwawasan pengembangan nilai akhlak mulia, dan guru menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif untuk tumbuh dan berkembangnya nilai akhlak murid. Akhlak adalah komponen yang sangat penting dan harus ada di dalam diri kita, bahkan sebelum ilmu yang kita miliki dan perdalam akhlak menjadi pondasi utama sebelum ilmu, tetapi ilmu disertai dengan akhlak yang baik akan menjadi suatu hal yang sangat bagus. Dapat disimpulkan bahwasannya penerapan nilai akhlak pada majlis (GMM) gerakan magrib mengaji yaitu dengan cara guru memberikan contoh penerapan akhlak sehari-hari menghormati dan menyayangi orang tua, guru disekolah, orang yang lebih tua dan penerapan nilai akhlak didukung dengan metode-metode pendidikan yang sangat membantu meningkatkan penerapan nilai akhlak yang baik kepada para murid. Selain itu, dibutuhkannya komunikasi yang baik antara guru dan murid agar penerapan niali akhlak melekat pada diri murid. Serta dukungan dari lingkungan keluarga dan di lingkungan sekolah agar memaksimalkan penerapan niali akhlak yang baik kepada murid.