Ulfia Trisna Asih
Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Survival Pada Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di RSUD Bengkalis Ulfia Trisna Asih
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 7 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v7i1.32430

Abstract

COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Infeksi virus SARS-CoV-2 ke dalam tubuh manusia dapat mengakibatkan infeksi saluran pernapasan bagian bawah lalu berkembang menjadi sindrom pernapasan akut yang parah, beberapa kegagalan organ, dan bahkan kematian. Di RSUD Bengkalis, tahun 2021 terdapat 375 kasus konfirmasi dan 93 kasus diantaranya meninggal dunia. Dengan Case Fatality Rate sebesar 24.8% angka tersebut belum mencapai target WHO yaitu Case Fatality Rate < 2%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui probabilitas survival dan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kematian pada pasien terkonfirmasi COVID-19 di RSUD Bengkalis. Jenis penelitian kuantitatif analitik dengan desain studi Kohort Retrospektif. Analisis yang digunakan survival cox regression dimana event berupa kematian. Populasi penelitian 375 kasus dan sampel sebanyak 172 kasus terdiri dari 86 sampel exposure dan 86 sampel non exposure. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan probabilitas survival pada variabel komorbid, jenis kelamin, usia dan status vaksinasi terhadap kasus terkonfirmasi COVID-19 di RSUD bengkalis. Variabel yang paling dominan berhubungan dengan kematian pasien terkonfirmasi COVID-19 adalah komorbid dengan variabel confounding umur. Pasien dengan komorbid berisiko 2,068 kali mengalami event/ kematian dibandingkan dengan pasien yang tidak memiliki komorbid (CI 95% 1.110 – 3.852). Diharapkan agar pihak Rumah Sakit mengutamakan upaya skrining komorbid pada setiap pasien dan memberikan prioritas pada pasien terkonfirmasi COVID-19 terutama pada pasien dengan komorbid dan kelompok lansia.