This Author published in this journals
All Journal JADID
Misbahul Munir
Institut Keislaman Abdullah Faqih Gresik

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TAREKAT; INSTITUSI PERSAUDARAAN KAUM SUFI Misbahul Munir
JADID: Journal of Quranic Studies and Islamic Communication Vol. 1 No. 01 (2021): MARET
Publisher : Universitas Kiai Abdullah Faqih (UNKAFA) Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33754/jadid.v1i01.335

Abstract

Abstrak: Gerakan tasawuf memliki latar belakang kemunculan yang bermacam-macam. Ada yang muncul karena respon terhadap perilaku umat yang semakin hidup berfoya-foya atau hedon sehingga lahirlah gerakan tasawuf yang disebut dengan Uzlah dan bersikap Zuhud yang dipelopori oleh Imam Hasan Al Bashri (110 H). Ada juga yang muncul karena kondisi masyarakat yang terlalu mengagung-agungkan pola pikir rasional sehingga lahir gerakan Tasawuf yang bersifat filosofis seperti yang dikembangkan oleh AL Hallaj (309 H) dan Ibn Arabi (637 H). Begitu pula gerakan Tasawuf yang disebut dengan Tarekat, ia muncul karena merespon kondisi umat yang terjadi pada saat itu. Hal ini diantaranya yang akan menjadi fokus pembahasan dalam artikel ini. Selain itu tulisan ini juga akan membahas bagaimana Tarekat dapat bertransformasi menjadi sebuah intitusi persaudaraan kaum sufi dan sejauh mana gerakan Tasawuf Tarekat ini berkembang. Melalui data pustaka yang diperoleh, penulis mendapati bahwa ada dua faktor yang menjadi sebab timbulnya Tarekat, yakni faktor kultural dan faktor politik. Kemudian, seiring dengan bertambahnya minat umat Islam untuk terjun dalam dunia tarekat, akhirnya ia berkembang setidaknya menjadi delapan ajaran Tarekat. Tarekat memberikan implikasi besar terhadapat persatuan masyarakat Islam pada saat itu. Karena adanya Guru atau Mursyid yang senantiasa siap mendampingi para pelaku Tarekat untuk semakin mendekat kepada Allah dengan menggunakan metodenya masing-masing. Intensitas pertemuan para pelaku Tarekat dengan Musrsyidnya inilah yang akhirnya membentuk rasa solidaritas dan persaudaraan (ukhuwah) yang tinggi diantara mereka.Keyword : Tarekat, tasawuf, persaudaraan, institusi, sufi