Herniwati Herniwati
Universitas Kristen Indonesia Toraja

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI PERTANIAN DARI ZAMAN KE ZAMAN (SEJUMLAH CATATAN SEJARAH PENEMUAN TEKNOLOGI PENGELOLAAN TANAH-TANAMAN SEBAGAI BAHAN PERENUNGAN) Herniwati Herniwati
AgroSainT Vol 1 No 3 (2010)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v1i3.356

Abstract

Pertambahan jumlah penduduk dunia terus meningkat yang menurut data pada tahun 1975 populasi penduduk berjumlah 4 miliar, dan pada tahun 2009 meningkat menjadi lebih 6,7 miliar. Seiring dengan hal tersebut maka kebutuhan bahan makanan dan sandang sebagai kebutuhan pokok manusia juga bertambah. Untuk itu di butuhkan upaya peningkatan produksi bahan makanan dan sandang setiap tahun untuk memenuhi kebutuhan. Perluasan area pertanian tidak dapat diandalkan, yang dibutuhkan adalah mengintensifkan lahan-lahan pertanian dimana teknologi pengelolaan tanah-tanaman memainkan peranan yang amat penting dalam meningkatkan produksi. Berhubungan dengan itu, mengetahui perkembangan kemajuan bidang pertanian diharapkan akan mendorong semangat peneliti atau yang berjiwa peneliti, untuk mempelajari dan menemukan cara-cara baru inovatif guna meningkatkan produksi tanaman.
PENENTUAN KEBUTUHAN HARA TANAH SAWAH DI KABUPATEN TANA TORAJA DAN TORAJA UTARA DENGAN METODE PERANGKAT UJI TANAH SAWAH (PUTS) Herniwati Herniwati
AgroSainT Vol 1 No 4 (2010)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v1i4.371

Abstract

Metode PuTS merupakan salah satu cara yang praktis diaplikasikan dalam menentukan kebutuhan hara tanaman padi sawah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengaplikasi metode PuTS dalam penentuan kebutuhan hara tanaman padi sawah pada beberapa wilayah di kabupaten Tana Toraja dan kabupaten Toraja Utara. Dilaksanakan pada 11 wilayah di kabupaten Tana Toraja dan 3 wilayah di Kabupaten Toraja Utara. Pengambilan contoh tanah komposit dilakukan dengan cara zig-zag, diambil setelah panen dan menjelang pengolahan tanah pertama. Selanjutnya dilakukan penentuan kadar hara N, P dan K serta pH dengan metode PuTS. Data dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis hara tanaman berdasarkan pada beberapa wilayah pengamatan menunjukkan status hara N yang beragam, sementara status hara P umumnya rendah dan status hara K tergolong sedang sampai tinggi. Berdasarkan status hara tanah maka kebutuhan hara tanaman dalam bentuk pupuk Urea juga beragam yaitu 150 – 300 kg Urea/ha, pupuk SP-36 relatif seragam yaitu 100 kg SP36/ha, dan kebutuhan pupuk KCl umumnya 50 kg KCl/ha. Disarankan untuk mensosialisasikan alat PuTS pada tingkat penyuluh dan petani untuk menentukan kebutuhan hara spesifik lokasi. Diharapkan agar penggunaan alat PuTS dapat berkembang secara luas di kabupaten Tana Toraja dan kabupaten Toraja Utara