Ranak Lince
Universitas Terbuka Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL MATRIKS Ranak Lince
AgroSainT Vol 1 No 4 (2010)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v1i4.363

Abstract

Matriks adalah susunan berbentuk persegi panjang dari bilangan-bilangan menurut baris dan kolom serta ditempatkan dalam kurung (kurung biasa atau kurung siku). Materi ini merupakan salah satu pokok materi matematika yang dipelajari di SMA. Mempelajari matriks sangat rumit karena materinya dimulai dari definisi sampai pada menyelesaikan persamaan linear dengan menggunakan matriks. Atas dasar tersebut, maka penelitian ini bermaksud untuk mengetahui tentang kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal matriks. Populasi penelitian ini yaitu semua siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Mengkendek yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas XII IPA1 sebanyak 23 orang dan kelas XII IPA2 sebanyak 23 orang. Oleh karena populasi penelitian ini sangat terbatas, maka populasi sekaligus sebagai sampel penelitian dengan jumlah siswa 46 orang. Ini berarti sampel yang digunakan adalah sampel total. Data hasil penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrument tes yaitu tes uraian sebanyak 10 nomor soal. Tes diberikan kepada siswa untuk dikerjakan, kemudian diperiksa dan diberi skor, dan selanjutnya dianalisis. Analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif berupa skor rata-rata, skor tertinggi, skor terendah, dan pengkategorian yang dimaksudkan untuk mendeksripsikan karakteristik responden. Hasil analisis penelitian diperoleh bahwa kemampuan siswa kelas XII SMA Negeri 1 Mengkendek dalam menyelesaikan soal-soal matriks tergolong tinggi dengan skor rata-rata 82,86. Ini berarti siswa kelas XII SMA Negeri 1 Mengkendek secara umum sudah menguasai konsep matriks khususnya dalam menyelesaikan soal-soal operasi matriks.
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP NEGERI 5 MENGKENDEK Ranak Lince
AgroSainT Vol 2 No 3 (2011)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v2i3.698

Abstract

Kecerdasan emosional (Emotional Quotient atau EQ) merupakan kemampuan seseorang untuk mengenali dan mengelola segala emosi yang ada pada dirinya dengan baik. Kecerdasan emosional menuntut diri untuk belajar mengakui dan menghargai perasaan diri sendiri dan orang lain dan untuk menanggapinya dengan tepat, menerapkan dengan efektif energi emosi dalam kehidupan dan pekerjaan sehari-hari. Tiga unsur penting kecerdasan emosional yaitu: kecakapan pribadi (mengelola diri sendiri), kecakapan sosial (menangani suatu hubungan), dan keterampilan sosial (kepandaian menggugah tanggapan yang dikehendaki pada orang lain).Kecerdasan emosional bukan merupakan lawan kecerdasan intelektual yang biasa dikenal dengan IQ, namun keduanya berinteraksi secara dinamis. Hasil belajar di sekolah sangat dipengaruhi oleh kemampuan umum siswa yang diukur oleh IQ, IQ yang tinggi meramalkan sukses terhadap hasil belajar. Namun kesuksesan seseorang dalam hidup yang disumbangkan oleh IQ paling banyak 20%, sedangkan 80% ditentukan oleh faktor EQ. Dengan kecerdasan emosional siswa akan tekun, konsentrasi, tenang, teliti, dan sabar dalam menggunakan kemampuan-kemampuan yang dimilikinya. Dengan demikian, siswa yang mampu mengatur emosinya secara baik dalam proses belajar mengajar akan diharapkan memperoleh hasil belajar yang baik pula.Berawal dari asumsi di atas penulis termotivasi untuk menyelidiki tentang hubungan kecerdasan emosional dengan hasil belajar matematika siswa. Dalam penyeledikan ini populasi penelitian adalah siswa SMP Negeri 5 Mengkendek. Data hasil penelitian diperoleh dengan teknik kuesioner untuk mengumpulkan data kecerdasan emosional dan teknik dokumentasi digunakan untuk memperoleh nilai rapor. Hasil analisis data ditemukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dengan hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Mengkendek. Hal ini terlihat dari nilai thitung = 4,097%, dan ttabel = 2,06 pada taraf signifikan 5% sebesar 2,060. Artinya semakin tinggi kecerdasan emosional siswa, semakin tinggi pula hasil belajar matematika yang dimiliki siswa.