Berlian Z Haryati
UKI Toraja

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH PUPUK BOKASHI AZOLA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TAMARILLO (Cypomandra betaeasenat) Berlian Z Haryati
AgroSainT Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v6i2.525

Abstract

Tamarillo mempunyai kandungan vitamin C yang mencegah sariawan dan sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas yang masuk kedalam tubuh serta mengandung mineral dalam jumlah yang cukup baik bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk bokashi azola terhadap pertumbuhan bibit tamarillo. Penelitian ini disusun dalam bentuk Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 taraf perlakuan dan setiap perlakuan terdapat 10 unit tanaman, dua diantaranya merupakan tanaman destruktif dan diulang 3 kali. Sehingga total keseluruhan tanaman yang akan diuji berjumlah 120 tanaman utama dan 30 tanaman destruktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokashi azolla berpengaruh baik terhadap bibit tanaman tamarillo. Pemberian bokashi azolla dengan dosis 40 g bokashi azolla/kg media lebih baik pada bibit tanaman tamarillo dalam hal ini yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, volume akar, laju tumbuh relatif dan laju asimilasi bersih
PENGARUH PUPUK BOKASHI JERAMI PADI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG BUNCIS (Phaseolus vulgaris L) Berlian Z Haryati
AgroSainT Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v7i2.533

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pupuk tbokashi jerami yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi kacang buncis. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan pada bulan Mei sampai Juli 2017 di Rantetayo Kabupaten Tana Toraja. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari factor tunggal menggunakan pupuk bokashi jerami dengan perlakuan B0 (0), B1(100 g), B2(200 g), B3(300 g) dan B4 (400 g) . Hasil penelitian menunjukkkan bahwa pemberian bokashi jerami dengan takaran 300g (B3) berpengaruh baik pada pertumbuhan dan produksi tanaman kacang buncis dalam hal ini yaitu laju tumbuh relatif, laju asimilasi bersih (LAB), jumlah polong, diameter polong dan bobot polong.
RESPON PERTUMBUHAN BIBIT TAMARILLO (CHYPOMANDRA BETACEAE SENT.) TERHADAP PUPUK ORGANIK CAIR BONGGOL PISANG Berlian Z Haryati
AgroSainT Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v7i1.542

Abstract

Pupuk organik cair bonggol pisang merupakan salah satu jenis pupuk yang mengandung unsur hara makro dan mikro dan juga mengandung mikroba yang berpotensi sebagai perombak bahan kimia, perangsang pertumbuhan dan sebagai agen pengendali hama penyakit tanaman. Pupuk organik cair bonggol pisang merupakan salah satu jenis pupuk yang sangat baik digunakan pada budi daya tanaman Tamarillo (Chypomandra betaceae Sent.) demi peningkatan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon terbaik dari segi pertumbuhan bibit tamarillo (Chypomandra betaceae sent.) terhadap pemberian pupuk organik cair bonggol pisang. Penelitian disusun dalam bentuk Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 taraf perlakuan diulang 3 kali. Setiap perlakuan terdapat 8 (delapan) unit tanaman dimana 2 diantaranya merupakan tanaman destruktif. Taraf perlakuan yang diujicobakan yaitu : P0 : kontrol (tanpa perlakuan), P1 : 100 ml/l air, P2 : 200 ml/l air, P3 : 300 ml/l air, P4 : 400 ml/l air. Perlakuan dengan hasil berbeda nyata dan berbeda sangat nyata selanjutnya akan diuji menggunakan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bibit tamarillo (Chypomandra betaceae sent.) memberikan respon yang baik terhadap pemberian pupuk organik cair bonggol pisang. Pemberian pupuk organik cair bonggol pisang dengan dosis 400ml/l air direspon lebih baik oleh bibit tamarillo dalam hal ini yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, volume akar, laju tumbuh relatif dan laju asimilasi bersih.
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) Berlian Z Haryati
AgroSainT Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v8i1.550

Abstract

Penelitian dilaksanakan di SMK-SPP ST. Paulus Makale, Kelurahan Lemo, Kecamatan Makale Utara, Kabupaten Tana Toraja. Tempat penelitian berada pada ketinggian 800 m dpl dengan tipe iklim B (Scmidt Ferguson). Penelitian dilaksanakan dari bulan juni sampai bulan agustus 2016 yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media limbah kulit tanduk kopi dan serbuk gergaji terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) Varietas Ostern. Penelitian dilakukan dalam bentuk percobaan dengan perlakuan tunggal yang disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK), yaitu: Sebagai perlakuan digunakan limbah kulit tanduk kopi yang terdiri atas 5 (lima) taraf perlakuan dan 3 (tiga) ulangan yaitu : tanpa perlakuan (P0), 20% limbah kulit tanduk kopi dan 80% serbuk gergaji (P1), 40% limbah kulit tanduk kopi dan 60 % serbuk gergaji (P2), 60% limbah kulit tanduk kopi dan 40% serbuk gergaji (P3), 80% limbah kulit tandduk kopi dan 20% serbuk gergaji (P4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 60 % limbah kulit tanduk kopi dan 40% serbuk gergaji (P3) memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan dan produksi jamur tiram putih varietas ostern dalam hal ini yaitu : jumlah tubuh buah, berat tubuh buah segar, diameter tudung, dan panjang tangkai jamur.
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK PLANT CATALYST 2006 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG PANJANG (Vigna sinensis) Berlian Z Haryati
AgroSainT Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v8i2.560

Abstract

Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Kampus II UKI Toraja, di Kakondongan Kabupaten Toraja Utara. Tempat penelitian berada pada ketinggian 750 m dpl dengan tipe iklim B (Scmidt Ferguson) dengan pH tanah 6.00. Penelitian dilaksanakan pada Agustus 2016 hingga akhir bulan Oktober 2016 yang bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Konsentrasi Pupuk Plant Catalyst 2006 Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis). Penelitian dilakukan dalam bentuk percobaan dengan perlakuan tunggal yang disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK), yaitu: Sebagai perlakuan digunakan plant catalyst 2006 yang terdiri atas 4 (empat) taraf perlakuan dan 3 (tiga) ulangan, yaitu: tanpa perlakuan (P0), 10 g Plant Catalyst 2006/10 liter air (P1), 20 g Plant Catalyst 2006 /10 liter air (P2), dan 30 g Plant Catalyst 2006/10 liter air (P3) Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 30g Plant Catalyst 2006/10 liter air (P3) memberikan hasil terbaik pada semua variable pengamatan.
RESPON ANGGREK HITAM (Coelogyne Pandurata) HASIL PERBANYAKAN KULTUR JARINGAN TERHADAP BERBAGAI MEDIA TANAM Berlian Z Haryati
AgroSainT Vol 9 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v9i1.568

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon tanaman anggrek hitam hasil perbanyakan kultur jaringan terhadap media tanam yang berbeda. Penelitian dilaksanakan dirumah net SMK-SPP St. Paulus Makale, Kelurahan Lemo, Kecamatan Makale Utara, Kabupaten Tana Toraja dari bulan Februari-Juni 2018. Penelitian ini dalam bentuk percobaan dengan menggunakan metode orthogonal Kontras (MOK) yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK), sebagai perlakuan digunakan beberapa media tanam yang terdiri dari 8 perlakuan dan 3 (tiga) kali ulangan, yaitu: Ma= Kontrol (Akar Kadaka), Mb= Serbuk Gergaji Pinus, Mc= Serbuk Gergaji Uru, Md= Sabut Kelapa Muda, Me= Sabut Kelapa Tua, Mf= Pakis, Mg= Arang Sekam, Mh= Arang Kayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanam sabut kelapa (Md) dan serbuk gergaji (Mc) memberi pertumbuhan terbaik terhadap jumlah daun, jumlah anakan dan presentase tanaman yang hidup. Pertumbuhan yang lebih baik terhadap panjang daun pada media tanam arang.