Dina romba
Universita Kristen Indonesia Toraja

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Economic Order Quantity Bahan Baku pada Pabrik Mie Naga Mas Kabupaten Tana Toraja Dina romba
AgroSainT Vol 3 No 2 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v3i2.629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa kuantitas pesanan dan frekuensi pesanan bahan baku yang optimal dalam pengadaan bahan baku pada Pabrik Mie Naga Mas Kabupaten Tana Toraja dalam kegiatan operasional usahanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Economic Order Quantity bahan baku didasarkan atas komponen biaya variabel yakni biaya simpan dan biaya pesan, harga pembelian bahan baku per unit serta kuantitas persediaan bahan baku yang dibutuhkan selama satu tahun. Menurut hasil pengamatan ,bahwa pada tahun 2011 kebutuhan bahan baku sebanyak 3600 zak dengan melakukan pesanan setiap bulannya. Total biaya persediaan selama setahun adalah sebesar Rp.19.395.000,-. Menurut perhitungan EOQ, Pabrik Mie Naga Mas cukup melakukan pesanan sebanyak 3,34 kali dalam setahun dengan jumlah pesanan setiap kali pesan sebanyak 1078 zak dengan total biaya yang ditimbulkan hanya sebesar Rp.10.021.976,3.
Analisis Penerimaan Negara Bukan Pajak Pada Kantor Bandar Udara Pongtiku Kabupaten Tana Toraja Dina romba
AgroSainT Vol 3 No 3 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v3i3.644

Abstract

Salah satu sumber penerimaan Negara adalah penerimaan Negara bukan pajak yang bersumber dari perusahaan jasa penerbangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan Negara bukan pajak yang dilaksanakan di Bandar Udara Pongtiku Kabupaten Tana Toraja yang berlangsung mulai Juni sampai September 2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari target penerimaan yang dibebankan untuk tahun 2011 sebesar Rp.41.000.000 hanya dapat di realisasikan sebesar Rp.20.315.100 atau sebesar 49,55% saja. Realisasi penerimaan ini bersumber dari pelayana jasa penerbangan (PJP), pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U), pelayanan jasa pendaratan penempatan dan penyimpanan pesawat udara (PJP4U), pelayanan jasa pemakai konter dan pelayanan jasa atas penggunaan Bandar Udara diluar jam operasi.