Asriyanti Iiyas
Universita Kristen Indonesia Toraja

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kultur Filtrat Fusarium oxysporum f. sp. Cubense Terhadap Pertumbuhan Dan Perkembangan Planlet Pisang (Musa paradisiaca L.) Secara In-Vitro Asriyanti Iiyas
AgroSainT Vol 4 No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v4i2.653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh perlakuan konsentrasi kultur filtrat Fusarium oxysporum f. sp. cubense (Foc) terhadap pertumbuhan dan perkembangan planlet pisang secara in-vitro. Percobaan dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi Pertanian, Pusat Kegiatan Penelitian, Universitas Hasanuddin, Makassar, mulai April 2002 hingga Juni 2003. Perlakuan disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 3 perlakuan konsentrasi kultur filtrat: KF1 (1%), KF2 (1,75%), KF3 (2,5%), dan KF0 (kontrol/tanpa filtrat Foc) dan 6 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 2 unit, sehingga total ada 48 unit. Parameter yang diamati adalah waktu munculnya tunas, tinggi tunas, jumlah tunas, dan persentase propagul yang mati. Hasil pengamatan menunjukkan, semua perlakuan mempengaruhi pertumbuhan propagul, yang ditunjukkan oleh terhambatnya waktu munculnya tunas, tinggi tunas, jumlah tunas, dan persentase propagul yang mati. Potensi ketahanan planlet pisang terhadap Foc, dapat diuji lebih lanjut pada tanah yang terinfestasi Foc, untuk menilai resistensinya secara in-vivo.
Pengujian Varietas Terhadap Produksi Dan Limbah Jagung Pada Tipe Iklim Non Zom Asriyanti Iiyas
AgroSainT Vol 5 No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v5i1.717

Abstract

Jagung merupakan salah satu komoditas pangan dunia yang terpenting selain gandum dan padi. Pengembangan tanaman jagung di Sulawesi Selatan dilakukan pada lahan kering dan lahan sawah setelah padi. Varietas jagung mempengaruhi hasil biji dan limbah atau biomasa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga Juni 2012 di Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan. Metode penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 10 perlakuan (varietas) dan diulang 3 kali. Berdasarkan analisis hasil pengamatan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa faktor varietas berpengaruh terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, dan panjang daun, dimana dari 10 varietas jagung yang diuji, terdapat 8 varietas jagung (RK 789, Bima Super, Lamuru, Anoman I, Sukmaraga, Srikandi Kuning, Gumarang, Arjuna) yang cukup adaptif pada tipe iklim Kabupaten Bantaeng, karena tidak terdapat perbedaan yang nyata pada parameter pengamatan di antara kedelapan varietas tersebut, dan berpotensi untuk dikembangkan secara luas di wilayah Kabupaten Bantaeng yang memiliki tipe iklim non zona musim (Non Zom).