Geral Saputra
Universitas Kristen Indonesia Toraja

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Bokashi Azolla Pinnata Dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (Allium Ascalonium L) Geral Saputra; Pasari Lempang
AgroSainT Vol 14 No 1 (2023): Jurnal AgrosainT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/eemqda80

Abstract

Bawang merah adalah salah satu komoditas sayuran unggulan yang mempunyai niali ekonomi yang tinggi dan telah lama diusahakan oleh petani secara intensif. Kebutuhan bawang merah di Indonesia cukup besar, namun kebutuhan tersebut belum mampu dipenuhi oleh produsen sehingga produksi dan produktivitas bawang merah perlu di tingkatkan mengingat permintaan konsumen dari waktu ke waktu terus meningkat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaruh bokashi Azolla Pinnata dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah (allium ascalonium). Penelitian dilaksanakan di Tikala Kabupaten Toraja Utara Yang terletak pada ketinggian sekitar 750 m dpl. Penelitian berlangsung dari bulan Mei-Agustus 2022. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk percobaan faktoral dengan 2 (dua) faktor yang berbeda yang di susun dalam rancangan acak kelompok (RAK) yaitu: sebagai faktor I digunakan bokashi Azolla Pinnata dan faktor II digunakan pupuk NPK. Bokashi Azolla sebagai faktor 1 terdiri dari tiga taraf perlakuan yaitu B0= kontrol (tanpa bokashi Azolla dan pupuk NPK), B1=3 Kg/petak, B2=5 Kg/petak. Sedangkan pupuk NPK sebagai faktor 2 terdiri dari tiga taraf yaitu: N0 = kontrol (tanpa bokashi Azolla dan pupuk NPK), N1 = 0,75 g/, N2 = 1 g.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan bokashi Azolla Pinnata 5 Kg/petak (B2) memberikan hasil terbaik, pupuk NPK 1 g memberikan hasil terbaik, serta kombinasi antara bokashi Azolla Pinnata 5 Kg/petak dengan pupuk NPK 1 g, merupakan kombinasi terbaik.