Adolescents are young people who have strength, potential, capacity, and high ideals, if managed properly will produce people who can make big breakthroughs in the future. However, in living their youth, many factors can interfere with and damage the development of adolescents so that the potential they should be able to use to achieve their dreams and future does not develop or even becomes in vain. The flow of globalization and the development of information technology often has a negative impact so that there is a shift in values on the development and growth of adolescent mindsets and encourages an increase in juvenile delinquency, moral decline, and a decrease in both quality and quantity of youth quality, especially when teenagers are outside the supervision of parents. Youth should receive support and encouragement to realize their calling and utilize and develop the talents they have in various areas of ministry in the church from an early age to be able to fulfill the parable of the Lord Jesus according to Matthew 25:14-30. AbstrakRemaja adalah generasi muda yang memiliki kekuatan, potensi, kapasitas dan idealisme yang tinggi, apabila dikelola dengan baik akan menghasilkan orang-orang yang dapat melakukan terobosan-terobosan besar di masa yang akan datang. Namun dalam menjalani masa muda mereka, banyak faktor yang dapat mengganggu serta merusak perkembangan remaja sehingga potensi yang seharusnya dapat mereka manfaatkan untuk meraih impian dan masa depan justru tidak berkembang atau bahkan menjadi sia-sia. Arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi seringnya memberikan dampak negatif sehingga terjadi pergeseran nilai-nilai terhadap perkembangan serta pertumbuhan pola pikir remaja serta mendorong peningkatan kenakalan remaja, kemerosotan moral dan penurunan baik secara kualitas maupun kuantitas mutu remaja terutama ketika para remaja berada diluar pengawasan orang tua. Para remaja hendaknya mendapat dukungan dan dorongan untuk menyadari panggilan serta memanfaatkan dan mengembangkan talenta yang mereka miliki dalam berbagai bidang pelayanan dalam gereja sejak dini untuk dapat menggenapi perumpamaan Tuhan Yesus pada Matius 25:14-30.