Danny David H. Wurarah
Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemahaman Etika Kristen terhadap Keterlibatan Jemaat Gereja Bethel Indonesia di Toraja dalam Tradisi Rambu Solo’ Danny David H. Wurarah
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 1, No 2: November 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v1i2.12

Abstract

A Christian who already has Christ in his life is a person who fulfills all the demands of Christ in his life, and should be able to transform and bring the values of Christian faith and ethics into Toraja customs, especially Rambu Solo'. A critical attitude needs to be possessed by Christians in Toraja, respecting cultural customs does not mean compromising the worship of idols and the spirits of the dead.The Christian life is a life that no longer does what the world wants it to do. Because the desires of the world are different from what Christ wants (1 John 2:15-16). This understanding of Christ against culture shows that Christ has complete authority over Christians and emphatically rejects cultural demands that contradict biblical truth for loyalty to God. AbstrakOrang Kristen yang sudah memiliki Kristus dalam hidupnya adalah orang yang memenuhi segala tuntutan Kristus dalam hidupnya, seharusnya dapat mentranformasi dan membawa nilai – nilai iman dan etika Kristen di dalam adat istiadat Toraja khususnya Rambu Solo’. Sikap kritis perlu dimiliki oleh umat Kristen di Toraja, menghormati adat budaya bukan berarti kompromi terhadap penyembahan berhala dan arwah orang mati.Kehidupan Kristen adalah kehidupan yang tidak  melakukan lagi apa yang diinginkan oleh keinginan dunia. Karena  keinginan dunia berbeda dengan apa yang diinginkan oleh Kristus (1 Yoh.2:15-16). Pemahaman atas Kristus melawan kebudayaan memperlihatkan bahwa Kristus memiliki otoritas penuh atas orang Kristen dan dengan tegas menolak tuntutan kebudayaan yang bertentangan dengan kebenaran Alkitab untuk kesetiaan kepada Allah.