Reni Marwiyati Lukito
IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Religiusitas Dan Konformitas Pada Perilaku Konsumsi Masyarakat (Studi Pada Desa Kundi Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat) Reni Marwiyati Lukito
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 4 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i4.9434

Abstract

Perilaku konsumsi merupakan salah satu aspek penting dalam menentukan strategi pemasaran. Perilaku konsumsi dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya adalah religiusitas dan konformitas. Religiusitas adalah sejauh mana seseorang mempercayai dan menjalankan ajaran agamanya. Konformitas adalah kecenderungan seseorang untuk mengikuti norma dan perilaku yang diterima oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh religiusitas dan konformitas terhadap perilaku konsumsi masyarakat di Kundi Bersatu (Desa Kundi, Desa Bukit Terak, Desa Air Menduyung) Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat saat acara sedekah kampung. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan menggunakan metode kuantitatif dengan membagi kuisioner cetak kepada 95 responden. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dan program SPSS ver.27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas dan konformitas memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap perilaku konsumsi masyarakat di Desa Kundi. Berdasarkan hasil uji t terbukti bahwa religiusitas memiliki pengaruh positif terhadap perilaku konsumsi (ρ – value 0,044 < α 0,1) dengan nilai koefisien regresi 0,098. Sedangkan konformitas juga memiliki pengaruh positif terhadap perilaku konsumsi (ρ – value 0,013 < nilai α 0,1) dan nilai koefisien regresinya 0,282.
Kebijakan Moneter Syariah di Indonesia Reni Marwiyati Lukito; Wulpiah Wulpiah; Ahmad Taufik
EJESH: Journal of Islamic Economics and Social Vol. 1 No. 1 (2023): EJESH: Jurnal of Islamic Economics and Social
Publisher : Master of Sharia Economics Program, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/ejesh.v1i1.3250

Abstract

Each country's monetary policy is different and heavily influenced by the external and internal conditions of the country. Indonesia adheres to a dual banking system: Islamic and conventional banks. So two types of monetary policy are taken, namely conventional monetary policy and Islamic monetary policy. The goal of monetary policy is to accomplish these goals by using suitable monetary tools or instruments to control the supply and demand for money (money circulating in the community), the available money supply, the stability of currency values, and the direction in which money will be distributed. Itself. After the 1997 crisis, Indonesia's monetary policy focused on maintaining monetary stability, especially the rupiah stability. There are four sharia monetary policies implemented in Indonesia, namely: (1) Development of instruments, infrastructure, regulation, and investor base on the sharia money market & sharia forex market, including the utilization of the social sector through Islamic securities. (2) Infrastructure development, real sector-based regulation of liquidity management. (3) Encouraging the development of the Sukuk market. (4) Development of the real sector return index as a benchmark.