Sri Gustina Pane
Universitas Terbuka

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Budaya Kerja, Motivasi, Locuf Of Control Terhadap Kinerja Pegawai BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah VIII Kartiningsih Kartiningsih; Sri Gustina Pane; Zainal Abidin
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 4 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i4.9631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh Budaya Kerja, Motivasi, dan Locus of Control terhadap kinerja pegawai di BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah VIII. Melalui proses penelitian yang melibatkan pengumpulan dan analisis data, peneliti dapat menarik beberapa kesimpulan yang relevan terkait permasalahan penelitian. Pertama, temuan menunjukkan bahwa Budaya Kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai di lingkungan BPJS Kesehatan. Hal ini menegaskan pentingnya membangun dan memelihara budaya kerja yang positif dan mendukung dalam organisasi untuk meningkatkan kinerja pegawai. Kedua, hasil penelitian juga mengindikasikan bahwa Motivasi memiliki peran yang penting dalam menentukan kinerja pegawai. Motivasi yang tinggi dapat mendorong pegawai untuk mencapai hasil yang lebih baik dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan. Ketiga, temuan penelitian menunjukkan bahwa Locus of Control, yakni kepercayaan individu terhadap kemampuannya untuk mengendalikan lingkungannya, juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Pegawai yang memiliki internal locus of control cenderung lebih proaktif dan memiliki kontrol yang lebih besar terhadap tugas dan tanggung jawab mereka, yang dapat berdampak positif pada kinerja mereka.
PENGARUH EFIKASI DIRI, MOTIVASI INSTRINSIK DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI (STUDI KASUS PADA BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN LANGKAT) Imelda Yamin; Sri Gustina Pane; Beby Karina Sembiring
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/dmmbwa82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efikasi diri, motivasi intrinsik, dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai pada Badan Pusat Statistik Kabupaten Langkat. Kinerja pegawai merupakan faktor penting dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi, khususnya dalam penyelenggaraan kegiatan statistik yang menuntut ketelitian, ketepatan waktu, dan kualitas hasil kerja. Efikasi diri, motivasi intrinsik, dan komitmen organisasi dipandang sebagai faktor internal yang berperan dalam meningkatkan kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai Badan Pusat Statistik Kabupaten Langkat. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling berbasis Regresi Linier Berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 4.0. Evaluasi model dilakukan melalui pengujian model pengukuran (outer model) dan model struktural (inner model) untuk menguji validitas, reliabilitas, serta hubungan antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri dan motivasi intrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Sementara itu, komitmen organisasi juga terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi keyakinan pegawai terhadap kemampuan dirinya, dorongan motivasi dari dalam diri, serta keterikatan pegawai terhadap organisasi, maka semakin baik pula kinerja yang dihasilkan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi manajemen Badan Pusat Statistik Kabupaten Langkat dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia yang berorientasi pada peningkatan efikasi diri, motivasi intrinsik, dan komitmen organisasi guna meningkatkan kinerja pegawai secara berkelanjutan.
PENGARUH  KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, KEPUASAN KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERASI (STUDI KASUS STATISTISI AHLI MUDA DI BPS KABUPATEN/KOTA SE-PROVINSI SUMATERA UTARA) Muliati Muliati; Hendrian Hendrian; Sri Gustina Pane
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/thayrm54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, kepuasan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja Statistisi Ahli Muda di BPS Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Utara, serta menguji peran motivasi kerja sebagai variabel moderasi pada hubungan tersebut. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peningkatan kualitas kinerja aparatur statistik dalam mendukung implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan pemenuhan target program statistik nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Instrumen penelitian disusun berdasarkan indikator setiap variabel dan diukur menggunakan skala Likert 5 poin. Responden penelitian adalah Statistisi Ahli Muda yang bekerja di BPS Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Utara. Analisis data dilakukan dengan teknik Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dan budaya organisasi juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, motivasi kerja terbukti mampu memoderasi pengaruh kepemimpinan transformasional dan kepuasan kerja terhadap kinerja, namun tidak memoderasi pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja Statistisi Ahli Muda lebih dipengaruhi oleh aspek internal pegawai, khususnya kepuasan kerja dan motivasi kerja, dibandingkan faktor kepemimpinan atau budaya organisasi. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan model kinerja pegawai sektor publik serta memberikan implikasi praktis bagi BPS dalam merumuskan strategi peningkatan kinerja, khususnya melalui penguatan motivasi kerja, peningkatan kepuasan kerja, dan pengoptimalan peran kepemimpinan transformasional di lingkungan BPS Kabupaten/Kota.