Penelitian ini dilatar belakangi dengan aktifnya remaja Masjid dalam melakukan dakwah kepada para remaja. sebelum kehadiran atau terbentuknya Remaja Masjid IRMASRA ini pemuda yang berada di lingkungan Masjid Rahmat terlalu sulit untuk mengisi masjid dan lebih sering bermaian-main, oleh karena itu setelah terbentuknya IRMASRA inilah para pemuda di lingkungan masjid Rahmat dapat merubah gaya hidupnya dan mendekati masjid dan tentunya IRMASRA berusaha untuk selalu mendakwahi para remaja dengan hal-hal yang tidak menggurui, guna menjadikan para pemuda di lingkungan Masjid Rahmat menjadi pribadi muslim yang senantiasa berbakti dan bermanfaat bagi bangsa, Negara, dan Umat. Permasalahan dalam penelitian ini ialah bagaimana strategi IRMASRA (Ikatan Remaja Masjid Rahmat) Kota Pekanbaru dalam mendakwahi para remaja di lingkungan masjid Rahmat Kota Pekanbaru. Informan dalam penelitian ini berjumlah 7 orang diantaranya Ketua Masjid, Pembina, Ketua Remaja, Wakil Remaja, Sekretaris Remaja, Bagian Dakwah dan Syiar, Bagian PHBI. Tujuan Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana strategi yang dilakukan oleh IRMASRA dalam dakwahnya pada Remaja di Masjid Rahmat. Data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa IRMASRA menggunakan tiga strategi pertama, Strategi Tilawah dengan strategi ini IRMASRA melakukan kegiatan tabligh akbar ataupun kajian-kajian rutin serta pembacaan al-quran secara bersama-sama. Kedua, Strategi Tazkiyah, dengan strategi ini IRMASRA berdakwah melalui aspek sosial kejiwaan, mengajak para pemuda untuk menjenguk orang sakit, olahraga bersama, dan saling menjaga ukhuwah. Ketiga, Strategi Ta’lim, IRMASRA melakukan pengembangan MDTA, Pengadaan Tahsin untuk masyarakat serta pemuda dan Pengajaran tentang hadis lalu mengahafalkannya.