Pembangunan daerah adalah upaya terencana yang dilakukan oleh semua pelaku pembangunan (pemerintah, masyarakat dan bisnis) dalam rangka mencapai tujuan daerah berdasarkan tujuan negara. Pembangunan daerah pada prinsipnya, adalah proses yang terdiri dari tiga siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Untuk mencapai kerjasama yang baik ini diperlukan dan sinergi antara semua pelaku pembangunan. Tujuan penulisan ini adalah untuk menguraikan unsur-unsur sistem komunikasi dalam pembangunan daerah dan menjelaskan lingkungan sistem komunikasi dalam pembangunan daerah. Sistem komunikasi dalam pembangunan daerah memiliki beberapa unsur yaitu sumber daya manusia, kebijakan, teknologi dan institusi. Pada teori sistem, ada tiga tingkatan sistem yang berhubungan secara hirarki atau multilevel yaitu suprasistem, sistem dan subsistem. Ketiga tingkatan dari sistem ini bersifat relatif dan tergantung pada konteks atau peristiwa. Pada pembahasan tentang sistem komunikasi dalam pembangunan daerah dalam tulisan ini, ditetapkan komunikasi pembangunan sebagai suprasistem dan komunikasi pemerintahan daerah sebagai subsistemnya. Penentuan ini berdasarkan fokus penelitian ini untuk membahas komunikasi dalam sudut pandang pemerintahan daerah. Sistem komunikasi dalam pembangunan daerah adalah dinamis sejalan dengan perubahan sistem lain. Beberapa sistem lain yang dapat mempengaruhi sistem komunikasi dalam pembangunan daerah, antara lain, sistem politik, hukum, budaya, sosial, ekonomi, pemerintahan, dan lainnya.