This Author published in this journals
All Journal JURNAL POENALE
Wati, Mustanti Irena
FAKULTAS HUKUM UNILA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KRIMINOLOGIS TERHADAP TAHANAN YANG MELARIKAN DIRI (Studi Pada Polresta Bandar Lampung) Wati, Mustanti Irena
JURNAL POENALE Vol 5, No 6 (2017): Jurnal Poenale
Publisher : FAKULTAS HUKUM UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pemasyarakatan merupakan satu rangkaian kesatuan penegakan hukum pidana, oleh karena itu pelaksanaannya tidak dapat dipisahkan dari pengembangan konsepsi umum mengenai pemidanaan. Pelaksanaan sanksi pemidanaan sangat ditentukan dengan jenis kasus yang terjadi. Dengan sifat ideal yang menghendaki adanya pembinaan, maka penerapan sanksi pemidanaan tersebut haruslah merujuk pada jenis kasus yang dilakukan oleh tahanan, sehingga pembinaan tersebut akan berjalan secara efektif dan efisien. Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini adalah (1) Apa faktor penyebab tahanan yang melarikan diri? dan (2) Bagaimana upaya penanggulangan tahanan yang melarikan diri?Metode yang digunakan penulis dalam menyusun skripsi ini adalah dengan menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dan di dukung oleh pendekatan yuridis empiris yang berupa dukungan dari para pakar hukum pidana dan penegak hukum untuk mendukung data yuridis normatif. Hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa Faktor penyebab pelarian tahanan dalam sel tahanan  di sebabkan oleh 2 (dua) faktor yakni : faktor penyebab dari luar (eksternal), yaitu mencakup gangguan keamanan dan ketertiban di dalam sel tahanan bersumber dari beberapa aspek : oknum aparat keamanan dan tahanan, keadaan keluarga korban, terjadinya bencana. Dan faktor penyebab dari dalam (internal), terjadinya pemberontakan, perkelahian, pemerasan dan berbagai tindakan kekerasan lain oleh tahanan.Upaya yang dilakukan sebagai bentuk pencegahan adanya tindakan pelarian tahanan adalah dengan melakukan penggeledahan baik yang bersifat rutinitas maupun insidentil, mengupayakan pendekatan keamanaan dan ketertiban, melakukan pengamanan secara terbuka dan pengamanan secara tertutup.Berdsarakan kesimpulan di atas, maka Hendaknya untuk menunjang penganggulangan pelarian tahanan, perlu di dukung dengan sarana dan prasarana yang cukup seperti penambahan sel tahanan dan petugas yang seimbang dengan jumlah tahanan, dan juga pemasangan alat-alat keamanan yang cangih dan modern (CCTV dan sebagainya), lalu peningkatan kualitas SDM (sumber daya manusia), skill individu tentunya guna menunjang keberhasilan keamanan. Hendaknya pihak Polresta perlu meningkatkan kerja sama dengan pihak instansi lainya yang termasuk dalam ICJS (integrated Criminal justice system) dalam hal pengamanan keamanan dan ketertiban di sel tahanan. Untuk menciptakan keadaan sel tahanan yang lebih aman dan tertib, bentuk-bentuk pencegahan atau preventif seperti penggeledahan perlu ditingkatkan, dan juga perlunya perubahan infrastruktur gedung sel tahanan yang lebih besar agar mencegah sedini mungkin adanya tahanan yang melarikan diri.Kata Kunci: Tinjauan Kriminologis, Tahanan, Melarikan DiriDAFTAR PUSTAKA A.LiteraturAnwar, Yesmil dan Adang, 2008, Pembaharuan Hukum Pidana (Reformasi Hukum), Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.Bakhri, Syaiful, 2009, Perkembangan Stelsel Pidana di Indonesia, Yogyakarta: Total Media.Purnomo, Bambang, Pelaksanaan Pidana Penjara Dengan Sistem Pemasyaraktan, B.Perundang-UndanganUndang-Undang Dasar NRI 1945Kitab Undang-Undang Hukum PidanaKitab Undang-Undang Hukum Acara PidanaUndang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang PemasyarakatanPP No 28 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan