Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya variasi model pembelajaran yang diterapkan oleh guru dalam pembelajaran IPS di SD. Guru pada umumnya hanya menggunakan metode ceramah dan metode lainnya yang tidak mengembangkan kemampuan siswa untuk berpikir kreatif dan memecahkan masalah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran motivasi dan kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran IPS siswa kelas V SD dengan menggunakan model pembelajaran kolaboratif berbasis masalah. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros dengan jumlah 280 orang. Penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dan sampel yang terpilih secara acak adalah siswa UPTD SDN 201 Inpres Tammu-Tammu sebagai kelas kontrol berjumlah 30 orang dan siswa UPTD SDN 55 Pamanjengan sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data melalui instrumen tes, angket, dan dokumentasi. Analisis data hasil tes untuk mengetahui motivasi dan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam pembelajaran IPS dengan menggunakan aplikasi SPSS 22.0 melalui uji Manova yang menunjukkan bahwa hasil angket motivasi dan tes kemampuan pemecahan masalah siswa mempunyai nilai sig.(tailed-2) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari nilai signifikasi .0,05 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kolaboratif berbasis masalah terhadap motivasi dan kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran IPS siswa kelas V SD di Kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros.