Putu Asih Primatanti
Warmadewa University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya Meningkatkan Potensi Desa Ukir di Desa Sumita, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali Putu Asih Primatanti
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v6i2.2733

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan suatu kegiatan intrakulikuler dalam bentuk pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat yang dilaksanakan di daerah tertentu dengan sasaran desa, sebab di desa kerap ditemukan beberapa permasalahan yang masih dihadapi. Desa Sumita merupakan salah satu desa yang menjadi sasaran dalam KKN di Universitas Warmadewa. Adapun dua permasalahan utama yang dihadapi di Desa sumita yakni keterbatasan menjangkau pasar lebih luas untuk pemasaran produk kayu ukir yang menjadi potensi terbesar di desa tersebut dan keterbatasan informasi mengenai kesehatan reproduksi. Dari permasalahan tersebut dibentuk program-program unggulan selama kegiatan KKN diantaranya program Pengembangan Wisata Ukir Desa Sumita dan Program Talkshow Pergaulan Bebas dan Kesehatan Reproduksi. Metode dari program yang dirancang terdiri dari tahapan persiapan observasi dan pendataan, pelaksanaan dan evaluasi. Dari pelaksanaan program Pengembangan Wisata Ukir Desa Sumita telah terbentuk akun Instagram untuk media pemasaran lengkap beserta logonya sehingga pelaku pengrajin kayu dapat memasarkan produknya secara lebih luas. Sedangkan, untuk program Talkshow Kesehatan Reproduksi Remaja, masyarakat Desa Sumita mendapatkan informasi baru mengenai kesehatan reproduksi dan dampak dari pergaulan bebas dan dapat diterapkan ke kehidupan sehari-hari. Diharapkan program tersebut dapat berlanjut seterusnya dan menjadi motivasi masyarakat untuk pengoptimalan potensi desa lainnya untuk meningkatkan ketahanan pangan desa.