Muhammad Zaidan Nibroos
Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Sistem Informasi Identitas Kependudukan Digital Disdukcapil Kota Samarinda Oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Muhammad Zaidan Nibroos; Syalika Ayu Wulandari; Indri Anzelina; Arbansyah Arbansyah
Kegiatan Positif : Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2023): Desember : Kegiatan Positif : Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/kegiatanpositif.v1i4.492

Abstract

As of October 30, 2023, about 186,535 people living in Samarinda City must have a Citizenship Card (CTP), but only 11,525 people have a Digital Identity (IKD). Using the internship methods carried out by Muhammadiyah Kalimantan East University Computer Engineering students at the Samarinda Civil Registration and Population Service, this study investigates these differences. The research conducted observations, interviews, and document analysis to describe the challenges in the adoption of ICTs, including how effective the process was and the opinions of officials. The results provide students with a perspective on public IT and legal foundations and technical guidelines governing ICTs. The aim of this research is to help Disdukcapil improve administrative efficiency and increase public acceptance of digital identity technologies.
PERANCANGAN SISTEM ANTRIAN DIGITAL BERBASIS IOT DI PUSKESMAS KAMPUNG SAMBURAKAT Muhammad Zaidan Nibroos; Abdul Rahim; Arbansyah Arbansyah
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v11i2.8132

Abstract

Pengelolaan antrean secara manual masih menjadi kendala di beberapa fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk Puskesmas Kampung Samburakat. Proses antrean yang tidak teratur seringkali menimbulkan ketidaknyamanan bagi pasien serta menyulitkan petugas dalam mengatur alur pelayanan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem antrean digital berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan website sebagai solusi pengelolaan antrean yang lebih efisien dan terstruktur. Sistem ini dikembangkan menggunakan metode Waterfall, dimulai dari tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem berhasil mengelola antrean secara otomatis melalui pemakaian perangkat keras dan aplikasi web. Pasien dapat mengambil nomor antrean menggunakan tombol sentuh dan mendapatkan tiket cetak, sementara operator dapat memantau antrean melalui antarmuka website. Hasil kuesioner menunjukkan mayoritas pengguna merasa puas terhadap sistem ini, khususnya dalam aspek kemudahan, keteraturan antrean, dan kejelasan informasi. Dengan sistem ini, efisiensi dan kualitas pelayanan di Puskesmas mengalami peningkatan signifikan.