Rezty Fauziah Novianty Z
Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kelayakan Fasilitas Unit Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP- PK) di Bandar Udara Komodo Labuan Bajo Rezty Fauziah Novianty Z; Randh Ariestiawan
HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v1i2.2607

Abstract

Dalam perkembangan industri penerbangan yang terus berkembang, layanan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) di bandara memiliki peran penting dalam memastikan keselamatan penerbangan. Namun, observasi di Bandara Komodo Labuan Bajo menunjukkan perlunya evaluasi terhadap kelengkapan dan kelayakan fasilitas PKP-PK untuk meminimalkan risiko keamanan dan keselamatan. Peneliti berperan sebagai instrumen utama dalam pengumpulan dan analisis data, dengan menerapkan teknik triangulasi untuk memastikan keandalan data. Data primer diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara dengan staf unit PKP-PK, sementara data sekunder berasal dari literatur dan dokumen terkait. Analisis data dilakukan secara induktif dengan fokus pada pemahaman mendalam terhadap konteks dan makna temuan. Dengan demikian, pendekatan kualitatif diharapkan dapat memberikan wawasan yang mendalam terhadap kelayakan fasilitas unit PKP-PK di Bandar Udara Komodo.Fasilitas unit PKP-PK di Bandara Udara Komodo Labuan Bajo terbukti lengkap dan beroperasi sesuai standar yang ditetapkan. Kendaraan, peralatan operasional, dan bahan pendukung telah memenuhi persyaratan kelayakan untuk memberikan pertolongan kecelakaan penerbangan dan pemadam kebakaran. Disarankan agar pihak bandara meningkatkan sosialisasi tentang keamanan penerbangan kepada pengguna jasa dan melakukan evaluasi berkala terhadap ketaatan petugas PKP-PK. Juga, perlunya peninjauan kembali kebutuhan personel sesuai standar yang berlaku. Penelitian berikutnya diharapkan dapat menggali lebih banyak sumber dan referensi untuk memperkaya hasilnya.
Pengukuran Beban Kerja Petugas Passanger and Baggage Handling PT Gapura Angkasa dengan Metode Full Time Equivalent di Yogyakarta International Airport Ayin Mayadha; Rezty Fauziah Novianty Z
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja serta kebutuhan tenaga kerja petugas Passenger and Baggage Handling PT Gapura Angkasa di Yogyakarta International Airport menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya beban kerja petugas akibat adanya perangkapan tugas antar unit kerja, sehingga petugas harus menangani lebih dari satu tanggung jawab dalam waktu yang bersamaan. Kondisi tersebut menjadi semakin berat terutama pada saat jam-jam sibuk (peak hours) ketika jumlah penumpang dan aktivitas operasional meningkat secara signifikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode Full Time Equivalent (FTE). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, serta pengukuran waktu kerja petugas Passenger and Baggage Handling. Analisis dilakukan dengan menghitung total waktu kerja yang digunakan petugas dan membandingkannya dengan waktu kerja efektif untuk mengetahui tingkat beban kerja dan kebutuhan tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja petugas Passenger and Baggage Handling berada pada kategori tinggi. Tingginya beban kerja dipengaruhi oleh tingginya aktivitas operasional serta adanya perangkapan tugas antar unit kerja yang menyebabkan petugas harus bekerja melebihi kapasitas normal, terlebih pada saat jam sibuk operasional penerbangan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan dalam menentukan kebutuhan tenaga kerja yang sesuai dan pembagian tugas secara merata guna meningkatkan efektivitas kerja serta mendukung pelayanan operasional bandar udara yang optimal.