Astoto Budi
Kepolisian Republik Indonesia, Sespim Lemdiklat Polri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Aksi Geng Motor “Akatsuki 2018” Ditinjau Dari Sub-Culture Theory Marwan Fajrin; Riyana Purwasari; Jerico Lavian Chandra; Maradona Armin Mappaseng; Astoto Budi; Jingga Novriyanto Putra
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 3: Maret 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i3.3048

Abstract

Dalam interaksi sosial yang meliputi kerangka masyarakat, terdapat relasi yang terjalin antara individu-individu yang membentuk komunitas. Dinamika interaksi ini sering kali memicu beragam peristiwa atau insiden yang berpotensi menimbulkan implikasi hukum. Salah satu bentuk interaksi manusia yang memunculkan dampak sosial yang signifikan adalah perilaku kriminal, yang merupakan fokus perhatian dalam konteks masalah sosial. Kejahatan, sebagai contoh utama dari fenomena ini, tidak hanya menjadi perhatian karena sifatnya yang merusak, tetapi juga karena melibatkan pelaku dan korban yang merupakan bagian integral dari struktur sosial yang lebih luas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deksriptif dengan menggunakan studi pustaka. Faktor-faktor seperti ketidakstabilan ekonomi, kurangnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan, serta ketidakcocokan sosial dapat mempengaruhi seseorang untuk bergabung dengan geng motor dan terlibat dalam perilaku kekerasan. Dengan demikian, kesimpulan dari jurnal ini menegaskan pentingnya memahami geng motor tidak hanya sebagai kelompok kriminal, tetapi juga sebagai subkultur yang memiliki dinamika internal dan eksternal yang kompleks. Melalui pemahaman ini, upaya pencegahan dan intervensi yang lebih efektif dapat dirancang untuk mengurangi kekerasan dan dampak negatif lainnya yang terkait dengan geng motor.