Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Akuntan Yang Unggul, Kinerja Keuangan Yang Unggul: Peran Mediasi Berurutan Antara Ketersediaan Ti Dan Kualitas Laporan Keuangan Ujang Syaiful Hidayat; Rudiana Fibriani
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 4 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i5.11598

Abstract

The rapid development of technology has resulted in many corporate entities adopting digital AIS, while accountants are still trying to catch up with their competencies in the use of IT. This study was conducted to examine the effect of accountant competence on IT availability, financial report quality and financial performance, with the novelty of testing sequential mediation of IT availability and financial report quality. The researcher distributed questionnaires to 110 staff accountants in companies that adopted digital AIS, then the data were processed using SEM-PLS technique. This study found that although accountants have sufficient knowledge and skills, they still feel unfamiliar in using digital accounting information systems. On the other hand, the use of digital AIS can improve the quality of financial statements, but can reduce financial performance due to differences in SAK interpretation in digital AIS programming. However, the point is, quality financial reports, whether made manually or with digital AIS, can help users make the right decisions.
Memprediksi Kualitas Audit dan Integritas Auditor di Era Digitalisasi Melalui Kompetensi dan Integritas Auditor Siwidyah Desi Lastianti; Yanna Eka Pratiwi; Indra Wijayanto; Ida Budiarti; Ujang Syaiful Hidayat
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 5: Juli 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i5.3681

Abstract

Digitalisasi akuntansi dan audit akan merubah praktik profesional tradisional dalam industri audit dengan potensinya dalam peningkatan kontrol internal, namun juga membawa risiko seperti munculnya modus korupsi dan penipuan baru, serta pertanyaan tentang kualitas aplikasi keuangan dan laporan keuangan. Audit menjadi sorotan karena perubahannya yang diakibatkan oleh pergeseran teknologi, di mana orang yang kompeten dan independen harus tetap mampu mengumpulkan bukti dan melaporkan tingkat kesesuaian informasi dengan kriteria yang ditetapkan. Tujuan kajian ini adalah untuk menguji bagaimana digitalisasi akuntansi akan berdampak pada Kompetensi, Integritas, Independensi Auditor dan Kualitas Audit. Lebih jauh lagi, kami akan menguji apakah kompetensi dan independensi auditor mempi memediasi pengaruh digitalisasi akuntansi terhadap integritas auditor dan kualitas audit. Dengan menggunakan 92 sampel responden dari 97 auditor yang terdaftar di 14 kantor akuntan pajak di Surabaya, SEM-PLS framework diuji menggunakan SmartPLS. Hasilnya ditemukan bahwa digitalisasi akuntansi memberikan pengaruh yang signifikan pada kompetensi auditor dan kualitas audit, namun berpengaruh negatif pada independensi dan integritas auditor. Sementara kompetensi auditor dan independensi auditor mampu memediasi pengaruh digitalisasi akuntansi baik terhadap integritas auditor maupun kualitas audit secara signifikan.
Peningkatan Pemahaman Manajemen Risiko dalam Praktik Akuntansi untuk Meningkatkan Keberlanjutan Operasional di KSPPS Korwil Kabupaten Madiun Indra wijayanto; Yanna Eka Pratiwi; Siwidyah Desi Lastianti; Ujang Syaiful Hidayat
Migunani Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Migunani Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman manajemen risiko dalam praktik akuntansi guna mendukung keberlanjutan operasional di Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Korwil Kabupaten Madiun. Dengan menggunakan teori Enterprise Risk Management (ERM), penelitian ini menyoroti pentingnya integrasi manajemen risiko dalam setiap aspek operasional, termasuk praktik akuntansi, untuk meminimalkan risiko yang dapat mengancam kelangsungan koperasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka (literature review), yang mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis berbagai literatur yang relevan mengenai manajemen risiko, akuntansi dalam koperasi, serta implementasi ERM di sektor koperasi dan lembaga keuangan syariah. Penelitian ini juga membandingkan temuan-temuan terdahulu terkait efektivitas penerapan manajemen risiko dalam praktik akuntansi untuk keberlanjutan operasional koperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ERM dalam praktik akuntansi dapat memberikan manfaat signifikan dalam mengidentifikasi dan mengelola berbagai risiko, seperti risiko keuangan, operasional, dan reputasi. Literatur yang dikaji juga mengindikasikan adanya kesenjangan pemahaman tentang manajemen risiko di antara pengurus koperasi, yang dapat menghambat efektivitas implementasi ERM. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan program pelatihan yang komprehensif untuk pengurus KSPPS Korwil Kabupaten Madiun, guna meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya manajemen risiko dalam akuntansi dan keberlanjutan operasional koperasi. Kata kunci: Manajemen Risiko, Akuntansi, Enterprise Risk Management (ERM), Keberlanjutan Operasional, KSPPS Korwil Kabupaten Madiun.
Analisis Implementasi Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kepatuhan Pemenuhan Kewajiban Perpajakan pada Koperasi Ujang Syaiful Hidayat; Rudiana Fibriani
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v13i2.9854

Abstract

Koperasi sebagai badan usaha yang berorientasi pada kesejahteraan anggota menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan fungsi pelayanan ekonomi internal dengan kewajiban kepatuhan perpajakan sebagai entitas usaha formal. Permasalahan utama yang ditemukan adalah masih beragamnya implementasi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dalam mendukung pemenuhan kewajiban perpajakan, mulai dari keterbatasan pemahaman regulasi hingga belum terintegrasinya sistem akuntansi dengan administrasi fiskal. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Sistem Informasi Akuntansi dalam kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan koperasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui studi literatur, observasi, dan wawancara mendalam pada beberapa koperasi di Sidoarjo, Gresik, Madiun, dan Pasuruan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian koperasi telah melakukan perhitungan pajak, namun umumnya masih dilakukan pada akhir tahun sehingga menimbulkan kejutan fiskal. Beberapa koperasi belum melakukan penghitungan secara optimal karena keterbatasan pemahaman regulasi dan teknis perpajakan. Selain itu, ditemukan praktik klasifikasi akun yang tidak sepenuhnya sesuai substansi ekonomi transaksi. Penelitian juga menunjukkan bahwa koperasi dengan SIA terintegrasi memiliki kesiapan administrasi perpajakan yang lebih baik. Disimpulkan bahwa kualitas implementasi SIA berperan penting dalam mendukung kepatuhan perpajakan koperasi melalui penyediaan informasi yang akurat, tepat waktu, dan relevan bagi pengambilan keputusan fiskal.
OPERATIONAL EFFICIENCY AS A MEDIATOR OF FEE-BASED AND NON-FEE-BASED REVENUE ON THE OPERATIONAL PERFORMANCE OF LISTED SECURITIES COMPANIES ON THE INDONESIA STOCK EXCHANGE Ujang Syaiful Hidayat
JEA17: Jurnal Ekonomi Akuntansi Vol. 11 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jea17.v11i1.133194

Abstract

This study aims to examine the effect of revenue structure on the operational performance of securities firms while considering the mediating role of operational efficiency. Revenue structure is represented by fee-based income and non-fee-based income, whilst operational performance is measured using operational profitability indicators. This study adopts a quantitative approach utilizing the PLS-SEM technique with SmartPLS. The data were drawn from the financial statements of listed securities firms covering the 2022–2024 period. The findings reveal that both fee-based and non-fee-based income do not exert a significant direct impact on operational performance. However, operational efficiency was found to positively mediate the influence of both types of income on operational performance, albeit at a low level of significance. These findings indicate that revenue structure does not automatically improve operational performance without being supported by the company’s ability to manage cost efficiency and internal processes. This study underscores the importance of operational efficiency as an internal mechanism bridging revenue strategy and the achievement of operational performance in securities firms, particularly within the post-pandemic market dynamics.