Duma Noverina
Universitas Islam Syekh Yusuf

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Sumber Daya Manusia Melalui Studi Literatur Pada PT Kereta Api Indonesia Laila Munajah; Duma Noverina
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 4: Mei 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i4.3692

Abstract

Berbagai permasalahan mengenai pengelolaan sumber daya manusia (SDM) pernah dialami berbagai perusahaan di dunia, salah satu perusahaan yang pernah mengalami adalah PT Kereta Api Indonesia (PT KAI). Seiring perjalanan waktu, Manajemen PT KAI mulai berbenah dan menjadikan PT KAI sebagai salah satu contoh perusahaan di Indonesia yang mampu keluar dari permasalahan SDM dengan mengembangkan empat langkah strategis untuk mengubah wajah perkeretaapian di Indonesia menjadi lebih baik yaitu melalui upaya menjalin kemitraan strategis, meningkatkan infrastruktur dan layanan, mengimplementasikan teknologi terkini, dan meningkatkan kualitas SDM. Pengembangan SDM dilakukan oleh Manajemen PT KAI dengan tujuan mengubah pola pikir pegawai menjadi service company dan berorientasi customer melalui analisis atas kebutuhan SDM, merancang pola rekrutmen, merancang pola pengembangan SDM dan career mapping, serta merancang sistem insentif bagi kesejahteraan karyawannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana pengambilan data dilakukan dengan menggunakan studi literatur/kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh informasi keberhasilan PT KAI keluar dari permasalahan adalah karena keberhasilan manajemen dan pegawai melakukan transformasi diseluruh lini proses bisnisnya termasuk dalam melakukan pengelolaan SDM yang efektif. Sesuai hasil penelitian ini, dapat diketahui bahwa penting bagi suatu organisasi/perusahaan untuk terus melakukan inovasi dan transformasi atas proses bisnis dan SDM yang dimilikinya agar tujuan dan target perusahaan tercapai.