Abdullah Najib Azzamani
Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menuju Kesejahteraan Ekonomi Umat Islam: Peran Strategis Pengembangan Sistem Keuangan Syariah Abdullah Najib Azzamani; Jaharuddin Jaharuddin
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 5: Juli 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i5.4355

Abstract

Salah satu komponen penting dari ekonomi Islam adalah sistem keuangan syariah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Para ulama dan ahli berbeda pendapat tentang bagaimana prinsip syariah dapat diterapkan dalam dunia keuangan kontemporer. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan upaya yang berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman orang tentang masalah tersebut dan menemukan solusi yang sesuai dengan kemajuan zaman, sambil tetap berpegang teguh pada fondasi syariah yang kokoh. Meningkatkan kualitas dan jumlah sumber daya manusia serta pembuatan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan ekonomi dan masyarakat adalah masalah utama yang dihadapi oleh perbankan syariah di Indonesia. Bank syariah dapat memperbaiki diri mereka melalui dua langkah. Pertama, mereka harus membuat citra baru untuk meningkatkan reputasi mereka di mata masyarakat. Kedua, mereka harus mengesahkan kumpulan hukum ekonomi dan keuangan Islam yang dapat digunakan sebagai referensi untuk menyelesaikan perselisihan dalam transaksi keuangan syariah. Tujuan utama ekonomi Islam adalah kemaslahahan umat manusia, baik di dunia maupun di akhirat. Menurut perspektif Islam, indikator kesejahteraan ekonomi termasuk pendapatan per kapita, tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran, dan akses ke pendidikan. Dengan memasukkan prinsip-prinsip syariah ke dalam sistem keuangan, diharapkan dapat membangun sistem ekonomi yang adil dan berkelanjutan yang menguntungkan semua orang.
ANALISIS KEPATUHAN SYARIAH, KUALITAS LAYANAN, DAN CSR TERHADAP PEMBENTUKAN CITRA BSI DI JABODETABEK Abdullah Najib Azzamani; Hartutik Hartutik
Media Riset Bisnis Manajemen Akuntansi Vol 2, No 2 (2026): Media Riset Bisnis Manajemen Akuntansi
Publisher : Taksasila Edukasi Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71312/mrbima.v2i2.1013

Abstract

This study aims to analyze the effect of Sharia compliance, service quality, and Corporate Social Responsibility (CSR) on the image of Bank Syariah Indonesia (BSI) in the Jabodetabek area. The research uses a quantitative approach with a descriptive-associative design and data collected from 100 respondents through questionnaires. Data analysis was conducted using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0. The results show that Sharia compliance has a positive and significant effect on BSI’s image, indicating that adherence to Islamic principles is the main determinant in shaping public perception and trust. Meanwhile, service quality and CSR do not have a significant effect on BSI’s image, suggesting that these factors are perceived as basic expectations rather than strategic differentiators. These findings highlight that the image of Islamic banking is more influenced by value-based legitimacy rooted in religious principles than by performance-based factors. The study contributes to the development of stakeholder and legitimacy theories in the context of Islamic banking and provides practical implications for strengthening Sharia compliance as a core strategy in enhancing corporate imageKeywords : corporate social responsibility, service quality, sharia compliance, bank image, BSI