Iis Dewi Fitriani
Universtas Muhammadiyah Bandung, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Psikoedukasi cara mengelola stres pada siswa kelas 12 di Desa Sindangpanon Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung Suparjiman; Iis Dewi Fitriani; Ahmad Faqih Zainie; Denissa Nur Rohmah; Muhamad Fikri Adiansyah; Ananda Nur Safitri; Anisa Tri Ananda; Aulia Indah Rengganies; Syafira Agustine; Hielda Amini; Ahmad Nur Alif; Ichwan Bahtiar
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 4 No 2 (2024): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v4i2.807

Abstract

Masa remaja merupakan masa dimana anak mengalami banyak perubahan baik secara psikologis, kognitif dan sosioemosi tak heran pada masa ini anak banyak mengalami stres karena banyaknya tekanan baik dari internal maupun eksternal terkhusus pada remaja akhir dengan usia 16-18 tahun merupakan masa dimana anak mencari dan menemukan jati diri dan juga penentu akhir dirinya di masa depan salah satunya pada Remaja akhir di Desa Sindangpanon. Tujuan dari adanya kegiatan ini adalah untuk membantu para siswa agar bisa lebih menyadari dan memahami mengenai stres dan pengelolaan stres yang baik. Metode yang digunakan adalah metode deskriftif dengan alat ukur pretest dan posttest dengan total partisipan sekitar 100 orang di dua sekolah 60 siswa di SMA Ummi Kulsum (YUMIK) dan SMK Yastrib sekitar 40 orang. Hasil dari program yang dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi pada siswa terdapat perubahan yang baik mengenai pengetahuan dan pengelolaan stres sehingga dapat dikatakan program ini berhasil terlaksana dan laya untuk dikembangkan di lingkungan SMK Yastrib
Digitalisasi UMKM sebagai upaya peningkatan pemasaran online di Desa Sindangpanon Suparjiman; Iis Dewi Fitriani; Adi Pratama; Ahmad Nabil Quthb; Fakhri Fadhlurrahman; Fatharani Sativa Dewi Iwan; Raden Achmad Muhammad Hisyam; Rani; Raquita Dibba; Santi Tria Mustika; Shintia Ledgeriana Hidyan; Ziyan Dini Hunafa
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 4 No 2 (2024): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v4i2.810

Abstract

Digitalisasi usaha mikro kecil menengah (UMKM) menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh UMKM di Indonesia, karena membutuhkan pengetahuan, keterampilan, dan sumber daya yang memadai. Digitalisasi UMKM dapat memberikan manfaat seperti meningkatkan jangkauan pasar, memperluas jaringan, dan meningkatkan kualitas produk. Desa Sindangpanon, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, adalah salah satu desa yang memiliki potensi UMKM yang besar, tetapi belum optimal dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran online. Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan oleh kelompok KKN UMB Reguler 14 untuk memberikan bantuan dan fasilitasi kepada UMKM di Desa Sindangpanon dalam hal digitalisasi usaha. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas UMKM dalam menggunakan media sosial sebagai sarana pemasaran online, serta untuk meningkatkan omzet, kesejahteraan, dan kemandirian UMKM. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sebagai berikut: (1) melakukan survei dan identifikasi UMKM yang membutuhkan bantuan digitalisasi; (2) menyelenggarakan seminar dan pelatihan mengenai media sosial, konten, dan pemasaran online bagi UMKM; (3) membantu UMKM dalam membuat logo, akun, dan konten untuk media sosial Instagram dan Facebook; (4) melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja dan perkembangan UMKM dalam menggunakan media sosial. Hasil dari kegiatan ini adalah sebagai berikut: (1) terbentuknya 5 logo baru untuk branding produk UMKM; (2) terbentuknya 10 akun media sosial yang aktif dan profesional untuk UMKM; (3) terciptanya 10 konten berkualitas untuk media sosial UMKM; (4) terjadi peningkatan rata-rata sebesar 40% dalam hal pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas UMKM dalam menggunakan media sosial sebagai sarana pemasaran online. Kendala yang dihadapi dalam kegiatan ini adalah kurangnya minat dan motivasi UMKM untuk belajar hal baru. Solusi yang dilakukan adalah memberikan motivasi, bimbingan, dan dukungan secara terus-menerus kepada UMKM