Kurnianingsih Kurnianingsih
Poltekkes Kemenkes Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Endoskopi untuk Deteksi Dini Kanker Serviks Sari Oktavia; Melyana Nurul Widyawati; Kurnianingsih Kurnianingsih
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i1.19943

Abstract

ABSTRACT Cervical cancer is the fourth leading cause of death among women worldwide, following breast cancer, colorectal cancer, and lung cancer. The aim of this research is to gather information on the use of endoscopy for early detection of cervical cancer. The method employed is a Systematic Literature Review (SLR) based on 415 international journals discussing cervical cancer, from which only 17 articles were found to be relevant to the research direction concerning endoscopy for early detection. The review revealed that women diagnosed with cervical cancer are predominantly those with low knowledge and income levels, coupled with individual awareness and social environments that lack understanding of cervical cancer. Detection methods using endoscopy demonstrated a higher sensitivity compared to colposcopy, with sensitivity values of 42.31% and 23.08%, respectively. Endoscopy is considered capable and effective in accurately identifying cervical lesions while reducing the rate of false positives. Keywords: Cervical Cancer, Endoscopy, Early Detection of Cervical Cancer, Systematic Literature Review (SLR).  ABSTRAK Kanker serviks merupakan penyakit yang menjadi penyebab utama kematian wanita nomor 4 didunia setelah kanker payudara, kanker usus besar dan kanker paru-paru. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan informasi dalam penggunaan endoskopi untuk deteksi dini kanker serviks. Metode yang digunakan adalah Studi Literatur Riview (SLR) berdasarkan 415 jurnal internasional yang membahas kanker serviks untuk dirujuk dan diriview. Dalam penyaringan artikel yang disesuaikan dengan arah penelitian terkait endoskopi untuk deteksi dini kanker serviks hanya ada 17 artikel yang dinyatakan sesuai.Berdasarkan hasil riview ditemukan bahwa pada umumnya wanita yang mengalami kanker serviks didominasi oleh wanita dengan pengetahuan dan pendapatan rendah dengan kesadaran individu serta lingkungan sosial yang kurang memahami kanker serviks. Metode deteksi dengan menggunakan endoskopi ternyata memiliki tingkat sensitifitas yang lebih tinggi dari metode klposkopi dengan nilai 42,31% dan 23.08%. Dimana endoskopi dianggap mampu dan efektif dalam mengindentifikasi lesi serviks secara akurat, serta menghindarkan dari tingkat positif palsu. Kata Kunci: Kanker Serviks, Endoskopi, Deteksi Dini Kanker Serviks, Studi Literatur Riview (SLR). 
Peran Deteksi Dini Hipoksia Janin dalam Mencegah Komplikasi Kehamilan: Tinjauan Sistematis Asmaul Husna; Melyana Nurul Widyawati; Kurnianingsih Kurnianingsih
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.19947

Abstract

ABSTRACT Fetal hypoxia is a complication or problem that occurs during pregnancy that can disrupt and endanger the health of both the mother and the fetus. During pregnancy, pregnant women try to avoid the emergence of pregnancy problems. Therefore, pregnant women must be vigilant about certain factors that can increase the likelihood of pregnancy complications that endanger the health of the mother, the fetus, or both. Insufficient oxygen supply during pregnancy can result in fetal hypoxia, a condition that can lead to serious problems such as intrauterine growth restriction (IUGR), premature birth, poor metabolism, and neurological development disorders. Early detection of prenatal hypoxia is crucial to prevent long-term impacts on neonatal health. The aim of this research is to detect fetal hypoxia early in pregnant women to prevent complications during pregnancy. Using a literature review methodology, this research analyzes national and international journals published in the past 10 years. The findings show that fetal hypoxia is a factor in neonatal morbidity and mortality. Some of the impacts of fetal hypoxia include the occurrence of prematurity, neonatal asphyxia, intrauterine fetal death (IUFD), and IUGR. Maternal anemia, preeclampsia, placental issues, and umbilical cord anomalies are also among the many causes.Continuous hypoxia can disrupt the development of the brain, heart, and metabolism of the embryo, thereby increasing the likelihood of birth defects and cardiovascular diseases later in life. To avoid this problem, early detection is very important. Keywords: Fetal Hypoxia, Complications, Early Detection, Pregnancy  ABSTRAK Hipoksia janin merupakan komplikasi atau permasalahan yang terjadi dalam masa kehamilan yang dapat mengganggu dan membahayakan kesehatan ibu dan janin. Selama kehamilan, ibu hamil berusaha menghindari munculnya masalah kehamilan. Oleh karena itu, ibu hamil harus mewaspadai faktor-faktor tertentu yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya komplikasi kehamilan yang membahayakan kesehatan ibu, janin, atau keduanya. Pasokan oksigen yang tidak mencukupi selama kehamilan dapat mengakibatkan hipoksia janin, suatu kondisi yang dapat menyebabkan masalah serius seperti hambatan pertumbuhan intrauterin (IUGR), kelahiran prematur, metabolisme yang buruk, dan gangguan perkembangan saraf. Deteksi dini hipoksia prenatal sangat penting untuk mencegah dampak jangka panjang pada kesehatan neonatal. Tujuan penelitian ini sebagai upaya deteksi dini hipoksia janin pada ibu hamil untuk mencegah komplikasi selama kehamilan. Menggunakan metodologi tinjauan pustaka, penelitian ini menganalisis jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan dalam 10 tahun sebelumnya. Temuan menunjukkan bahwa, hipoksia janin merupakan faktor morbiditas dan moralitas neonatal. Beberapa dampak dari hipoksia janin yaitu terjadinya Prematuritas, asfiksia neonatal, kematian janin intrauterin (IUFD), dan IUGRtermaksud juga Anemia ibu, preeklamsia, masalah plasenta, dan anomali tali pusat merupakan beberapa di antara banyak penyebabnya. Temuan menunjukkan bahwa, hipoksia janin merupakan faktor morbiditas dan moralitas neonatal. Beberapa dampak dari hipoksia janin yaitu terjadinya Prematuritas, asfiksia neonatal, kematian janin intrauterin (IUFD), dan IUGRtermaksud juga Anemia ibu, preeklamsia, masalah plasenta, dan anomali tali pusat merupakan beberapa di antara banyak penyebabnya Kata Kunci: Hipoksia Janin, Komplikasi, Deteksi Dini, Kehamilan