Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBUATAN SEDIAAN SALEP DERMATITIS DARI BAHAN BAKU RIMPANG JAHE, LENGKUAS, DAN SERAI Rizki Putri Sekarini; Ani Purwanti
JURNAL REDOKS : JURNAL PENDIDIKAN KIMIA DAN ILMU KIMIA Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Redoks : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/re.v7i2.2236

Abstract

Sediaan salep dari tanaman herbal merupakan salah alternatif untuk mengatasi kulit yang mengalami peradangan (dermatitis). Di Kota Magelang banyak terdapat tanaman obat diantaranya rimpang jahe, lengkuas, dan serai yang selama ini hanya terbatas sebagai obat dan bahan minuman tradisional. Manfaat maksimal dari rimpang yang memiliki kombinasi khasiat sebagai anti jamur, bakteri, radang tersebut dapat diperoleh dengan dibuat formulasi dalam bentuk salep yang aman dan praktis digunakan. Saat ini belum ada produk sediaan salep yang dibuat dari kombinasi ekstrak rimpang jahe, lengkuas, dan juga serai, sehingga perlu dilakukan penelitian pembuatan salep yang dilanjutkan dengan pengujian menentukan karakteristik salep tersebut sehingga nantinya dapat diproduksi massal. Tumbuhan obat herbal yang digunakan dalam penelitian ini adalah rimpang jahe, lengkuas, dan serai. Sampel dibuat menjadi ekstrak kental menggunakan metode maserasi dalam etanol 95% selama tiga hari. Selanjutnya campuran dibuat simplisia masing-masing sebanyak 2% kemudian direndam dalam etanol 95% selama tiga hari. Setelah itu disaring dan dihilangkan etanolnya sehingga didapatkan ekstrak murni. Kemudian ditambahkan Cera alba, minyak kelapa murni, vitamin E, dan minyak zaitun sehingga menghasilkan salep berbentuk krim. Salep yang dihasilkan (Derma Salve) mempunyai kadar pH 4,5. Nilai ini memenuhi persyaratan SNI 16-4399-1996 yaitu pH 4,5 – 6,5. Hasil pengujian cemaran mikroba yaitu angka lempeng total (ALT) dan angka kapang khamir (AKK) menunjukkan bahwa pada salep yang diiuji tidak ada pertumbuhan bakteri, kapang, dan khamir. Ketiga jenis rimpang tersebut memiliki kandungan sebagai anti jamur, anti bakteri, dan anti radang.