Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SHARIA MARKETING MANAGEMENT IN INCREASING FURNITURE SALES AT UD. RANDU MELATI MEUBEL PEJATEN BONDOWOSO Abdul Barik; Siti Masrohatin; Hersa Farida Qoriani
INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMIC LITERATURE Vol. 3 No. 11 (2026): INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMIC LITERATURE (INJOLE)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21126042

Abstract

This study analyzes the implementation and contribution of sharia marketing management in increasing sales at UD. Randu Melati Meubel Pejaten Bondowoso. The inquiry is grounded in the premise that marketing in Islamic business is not merely an instrument for selling products, but a managerial process that creates value through honesty, responsibility, justice, transparent communication, and mutual consent. A qualitative field research design was employed. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving the business owner, production employees, marketing personnel, and consumers of UD. Randu Melati Meubel. The data were analyzed using an interactive qualitative model consisting of data condensation, data display, conclusion drawing, and verification. The findings show that sharia marketing management is implemented through five major principles: shiddiq, amanah, tabligh, al-adl, and an-taradhin. Shiddiq appears in truthful product information, accurate specification disclosure, and the avoidance of exaggerated claims. Amanah is reflected in responsible service, fulfillment of custom orders, and willingness to handle complaints. Tabligh is realized through clear promotion using WhatsApp, Facebook, direct product displays, and word-of-mouth communication. Al-adl is reflected in fair pricing based on material cost, labor, work complexity, and reasonable profit. An-taradhin is practiced through transactions based on full information and voluntary agreement. These practices strengthen consumer trust, satisfaction, repeat purchasing, word-of-mouth recommendation, and customer loyalty. The study concludes that sharia marketing management functions both as Islamic business ethics and as a practical strategy for improving the competitiveness and sustainability of a small furniture enterprise.
PENERAPAN INTEGRITAS TRANSAKSI DAN KESELAMATAN KERJA MELALUI PENGGUNAAN APD DI PERUM PERHUTANI KPH JEMBER Siti Masrohatin; Syahal Tustari; Maulina Cahya Aprilia; Khoirul Anam
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 05 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Perum Perhutani KPH Jember sebagai upaya menerapkan nilai integritas dan keselamatan dalam lingkungan kerja. Kegiatan berfokus pada dua hal utama, yaitu memastikan setiap transaksi hasil hutan dilakukan secara sah, transparan dan bebas dari praktik kecurangan, serta meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) selama bekerja. Pelaksanaanya dilakukan melalui pengamatan secara langsung terhadap aktivitas kerja, keterlibatan dalam kegiatan administrasi dan transaksi, serta penggunaan APD sesuai dengan jemis pekerjaan yang dilakukan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setiap transaksi perlu mengikuti prosedur dan melengkapi dokumen yang sah agar dapat dipertanggung jawabkan dan mencegah terjadinya pencurangan. Di sisi lain, penggunaan apd merupakan bagaian penting dalam melindungi pekerja dari berbagai risiko keselamatan selama kegiatan operasional berlangsung. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integritas dalam membangun lingkungan lingkungan kerja yang tertib, aman, bertanggung jawab, dan profesional. Penerapan kedua aspek tersebut juga sesuai dengan nilai kemaslahatan dalam perspektif maqashid syariah, terutam dalam upaya menjaga harta (hifz al-mal) dan menjaga jiwa (hifz al-nafs)